Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Kuningan

Peringatan Hari Disabilitas Jadi Komitmen Perkuat Inklusivitas

KUNINGAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kuningan bersinergi dengan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) menggelar peringatan hari disabilitas internasional tahun 2025 yang berlangsung di Gedung DPRD Kuningan, Rabu, (3/11/2025).

Kegiatan itu bertujuan untuk memperkuat inklusivitas dan perlindungan hak-hak penyandang disabilitas. Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Kuningan, Ketua dan anggota DPRD Kuningan, Jajaran Forkopimda, dan puluhan penyandang disabilitas.

Suasana penuh keharuan dan kebersamaan semakin terasa, ketika penyandang disabilitas menampilkan bakat mereka, mulai dari seni tari, pantonim, hingga seni musik yang mereka tunjukkan.

Dalam sambutannya, Nuzul Rachdy, selaku Ketua DPRD Kuningan menyampaikan bahwa peringatan disabilitas internasional merupakan momentum penting untuk terus mendorong terwujudnya masyarakat yang inklusif, ramah disabilitas, serta menjamin pemenuhan hak-hak dasar bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Melalui momentum ini, kami mengajak kepada seluruh masyarakat Kuningan, terutama pemerintah daerah untuk bersama-sama merangkul saudara-saudara kita yang mempunyai kebutuhan khusus, mereka tidak perlu dikasihani, akan tetapi mereka harus diberikan pengakuan, karena mereka juga mempunyai hak yang sama,” ujar Zul.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi para penyandang disabilitas yang telah menunjukkan kemampuan dan potensi mereka melalui berbagai penampilan pada acara tersebut. Menurutnya, dengan keterbatasan yang dimiliki, penyandang disabilitas mampu berkarya dan berkontribusi di berbagai bidang.

Termasuk menurut Zul, sosok Dr. Carlan yang kini menjadi Staff Ahli Bupati dan menjabat sebagai Plt Diskopdagperin yang menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas mampu menempati posisi strategis dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah apabila diberikan kesempatan yang setara.

“Kita di Kabupaten Kuningan mempunyai seorang tokoh disabilitas yang luar biasa, yaitu Pak Elon Carlan, yang satu satunya disabilitas juga bisa menduduki jabatan strategis di pemerintahan. Bahkan, ia juga bergelar doktor,” tambahnya.

Baca Juga :  Kisruh PPDB Kuningan, Legislator Dorong Reformasi Sistem dan Sanksi Tegas

Zul berharap, dengan hadirnya sosok Dr. Carlan menjadi inspiratif dan role model untuk penyandang disabilitas lainnya agar terus percaya diri, berusaha, dan tidak merasa dibatasi oleh kondisi apa pun.

“Tentu ini harus diberikan ruang oleh pemerintah daerah, terutama pengusaha yang menyerap tenaga kerja, harus memberikan kuota kepada meraka untuk berdayakan dan mampu berkarya,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriyani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara DPRD dan IPSM yang telah menghadirkan ruang bagi penyandang disabilitas untuk mengekspresikan diri dan menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.

Tuti menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan yang berpihak pada penyandang disabilitas, baik dari sisi aksesibilitas, layanan publik, hingga peningkatan program pemberdayaan.

“Kami di pemerintah daerah akan terus berupaya memastikan bahwa setiap warga, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Peringatan seperti ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi pengingat bahwa kita harus terus bergerak menuju Kuningan yang inklusif,” ujar Tuti.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah tengah mendorong kolaborasi lintas sektor, mulai dari dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga organisasi masyarakat untuk menciptakan ekosistem yang ramah disabilitas. Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak sangat diperlukan agar perubahan dapat dirasakan secara nyata.

“Kami berharap para pelaku usaha dapat ikut serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi penyandang disabilitas. Mereka memiliki potensi besar dan sudah terbukti mampu bersaing ketika diberikan kesempatan,” Tutup Tuti.

Acara selanjutnya yaitu pemberian sembako kepada para penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata dari DPRD Kuningan bersama IPSM. Paket sembako tersebut diberikan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kuningan, Ketua DPRD, serta perwakilan IPSM kepada beberapa peserta yang hadir.

Baca Juga :  Uniku Gandeng ISI Surakarta, Siap Tancap Gas di Tri Dharma

Melalui kegiatan itu, DPRD dan IPSM berharap tumbuh kesadaran bersama untuk terus menegakkan nilai kesetaraan, membuka ruang inklusif, dan menghapus stigma terhadap penyandang disabilitas, sehingga Kuningan dapat menjadi daerah yang benar-benar ramah bagi semua. (Icu)

Leave a Comment