Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Banjar bersama pihak berwenang telah mengambil sampel makanan yang tersisa untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Langkah ini diambil guna mengetahui penyebab pasti dari kejadian tersebut.
Peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik, mengingat Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi peserta didik di sekolah.
Pemerintah Kota Banjar berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program, terutama dalam hal pengawasan mutu makanan, kebersihan, dan distribusi bahan pangan, agar kejadian serupa tidak terulang.
Sumber : banjarkota
