
BANJAR – Puluhan siswa SMPN 3 Banjar mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (1/10/2025). Sebanyak 65 siswa harus mendapatkan perawatan medis di tiga rumah sakit di Kota Banjar.
Dari data yang dihimpun, 25 siswa dirawat di RS PMC, 28 siswa di RSUD Banjar, dan 12 siswa di RS Mitra Idaman. Pemerintah Kota Banjar bergerak cepat merespons peristiwa ini.
Wakil Wali Kota Banjar, Dr. Supriana, M.Pd., bersama Satgas MBG Kota Banjar, langsung meninjau ketiga rumah sakit tersebut untuk memastikan seluruh siswa mendapat penanganan medis dengan cepat dan tepat.
“Atas nama Pemerintah Kota Banjar saya merasa prihatin. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di Kota Banjar,” ujar Wakil Wali Kota Banjar, Dr. Supriana.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Banjar bersama pihak berwenang telah mengambil sampel makanan yang tersisa untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Langkah ini diambil guna mengetahui penyebab pasti dari kejadian tersebut.
Peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik, mengingat Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi peserta didik di sekolah.
Pemerintah Kota Banjar berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program, terutama dalam hal pengawasan mutu makanan, kebersihan, dan distribusi bahan pangan, agar kejadian serupa tidak terulang.
Sumber : banjarkota





Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.