Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Pemerintahan

Rayakan Ulang Tahun, Pembentukan Dinas Damkar Terkendala Biaya

Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, memakai pakaian dinas Satpol PP saat menghadiri HUT Damkar ke-107, Senin (4/5/2026)

‎“Alhamdulillah sekarang ada peningkatan untuk APD dan alat penunjang keselamatan lainnya, walaupun belum semuanya terpenuhi,” katanya.

Dari sisi penanganan kejadian, Andri mengungkapkan kasus kebakaran di Kabupaten Kuningan pada 2025 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2024 tercatat lebih dari 100 kejadian kebakaran, tahun 2025 turun menjadi 84 kasus.

‎‎Menurutnya, penurunan itu dipengaruhi meningkatnya edukasi dan imbauan pencegahan kebakaran kepada masyarakat yang turut dibantu media. ‎Namun, pihaknya juga menyebut, karena tugas Damkar tidak hanya menangani kebakaran, ada banyak laporan dan yang paling sering diterima justru evakuasi sarang tawon dan penanganan ular. Dalam sehari, kata Andri, petugas bahkan bisa menerima dua hingga enam laporan kejadian.

‎‎“Yang paling dominan masih tawon. Mau musim hujan atau kemarau tetap ada. Selain itu ular juga cukup sering,” ungkapnya.

‎‎Saat ini Damkar Kuningan hanya mengandalkan dua unit kendaraan pemadam dan satu kendaraan rescue untuk melayani 32 kecamatan di Kabupaten Kuningan. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra saat terjadi beberapa kejadian sekaligus. Oleh karena itu, Andri menilai keberadaan Pos Damkar di sejumlah wilayah menjadi kebutuhan mendesak apabila dinas mandiri nantinya benar-benar terbentuk.

‎‎“Minimal ada pos di wilayah timur, utara, selatan, sedangkan barat tetap di mako. Karena dengan kendaraan yang ada sekarang, sebenarnya cukup kerepotan untuk melayani seluruh wilayah,” katanya.

‎‎Ia menyebut, saat ini Damkar Kuningan memiliki 62 personel yang dibagi dalam tiga regu piket selama 24 jam penuh. Setiap regu terdiri dari 15 anggota, sementara sisanya bertugas di bagian sekretariat.

‎‎“Tidak ada libur. Mau Idulfitri atau hari besar lainnya, kami tetap siaga 24 jam,” tutupnya.

Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi

Baca Juga :  Kuningan–Cirebon Teken PKS Pengelolaan Mata Air Paniis