Bukan sebagai laki-laki yang melarikan diri dari pertengkaran.
Tapi sebagai Ayah yang memilih tinggal—meski harus belajar ulang dari awal.
Karena rindu itu bukan hanya ingin bertemu.
Rindu yang sejati adalah ketika kita mau memperbaiki yang retak, meski butuh waktu dan hati.
Dan hari ini, rumah itu… hidup kembali.
Hanya Fiksi Sambil Ngopi By Bengpri
