Cikalpedia
”site’s
Jabar

Saat Pelajar Kuningan Bertanya: Mengapa Demokrasi Penting Bagi Kami?

/Dok.Ist

Karena itu, ia menekankan pentingnya sikap kritis dalam menerima informasi. Para siswa diingatkan untuk memeriksa kembali kebenaran suatu informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain.

“Prinsipnya sederhana: saring sebelum sharing. Jangan sampai kita ikut menyebarkan berita yang belum tentu benar,” ujarnya.

Diskusi berlangsung cukup cair. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari peran generasi muda dalam demokrasi hingga bagaimana menjaga sikap objektif dalam menghadapi perbedaan pilihan politik.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. Menurut mereka, dialog semacam ini dapat membuka ruang bagi siswa untuk memahami proses demokrasi secara lebih nyata, bukan sekadar sebagai konsep yang dipelajari di kelas.

Bagi Ika, kegiatan pendidikan demokrasi di sekolah menjadi salah satu cara untuk menanamkan kesadaran politik yang sehat sejak dini. Ia berharap para siswa tidak hanya memahami demokrasi sebagai teori, tetapi juga menghayati nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Demokrasi yang kuat membutuhkan warga negara yang sadar hak dan kewajibannya,” kata dia.

Di akhir kegiatan, sebagian siswa masih terlihat berdiskusi dengan guru dan teman-temannya mengenai berbagai hal yang dibahas dalam forum tersebut. Dari sebuah aula sekolah di Sukamulya, percakapan tentang demokrasi itu mungkin terasa sederhana, tetapi bagi para siswa yang kelak menjadi pemilih, pertanyaan yang mereka ajukan hari itu bisa menjadi awal dari kesadaran politik yang lebih matang. (ali)

Baca Juga :  Gelapnya Setianegara: Potret Nyata Mandeknya Layanan Publik di Desa