Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s
Cirebon

Sekolah Rakyat menuai Kontroversi, Qodry; Berpotensi Mendikotomi Masyarakat

Qodry Al Azizy

CIREBON – Kementerian Sosial meluncurkan program sekolah rakyat diberbagai titik daerah, banyak tuai pro dan kontra dari berbagai kalangan.

Salah satunya tuai kritik dari kader Pemuda Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Cirebon, Qodry Al Azizy. Menurutnya sekolah rakyat tidak efektif dalam memberikan akses pendidikan kepada yang membutuhkan, Ia menilai itu akan memperjelas kelas sosial.

“Saya rasa tidak efektif, bisa jadi mendikotomi kelas sosial,” ujarnya, Kamis (10/6).

Selain itu, ia juga menyayangkan APBN yang dikeluarkan ratusan miliar untuk sekolah rakyat. Ia Menurutnya, anggaran tersebut lebih baik dialokasikan untuk pemerataan fasilitas sekolah negeri.

Baca Juga :  Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai Dijual, KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Skema H-45

Related posts

Donor Darah di Roadshow KPK, PMI Kuningan Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan

Ceng Pandi

Dukung Perubahan Perda RTRW, HMI Kuningan: Bisa Menjawab Banyak Persoalan

Ceng Pandi

KRK Kurang Diminati Wisatawan, Pengelola Minta Perhatian Bupati

Ceng Pandi

Leave a Comment