
KUNINGAN — Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, PAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan menyiapkan dua langkah sekaligus yaitu membebaskan tagihan air bagi ratusan tempat ibadah dan memperkuat distribusi pasokan air bersih di wilayah pelayanan perkotaan.
Kebijakan pembebasan tagihan air berlaku khusus untuk masjid dan mushola yang tercatat sebagai pelanggan aktif. Total ada 696 tempat ibadah yang akan menerima manfaat program ini selama satu bulan penuh Ramadan.
Staf Humas PAM Tirta Kamuning, Gery Aditya Pratama, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan daerah terhadap kelancaran ibadah masyarakat. “Kami berkomitmen mendukung ibadah umat Islam di Kabupaten Kuningan dengan membebaskan tagihan air bagi 696 masjid dan musala pelanggan kami selama bulan suci Ramadan,” ujar Gery dalam keterangan tertulisnya.
Menurut dia, kebutuhan air di tempat ibadah biasanya meningkat selama Ramadan, terutama untuk keperluan wudhu, kebersihan, serta aktivitas sosial keagamaan seperti buka puasa bersama dan tadarus. Dengan pembebasan biaya air, pengurus masjid dan mushola diharapkan dapat lebih fokus pada pelayanan ibadah tanpa terbebani tagihan rutin.
Perusahaan daerah itu juga menyatakan siap memberikan dukungan teknis apabila terdapat kendala administrasi atau klaim terkait pembebasan tagihan. “Kami ingin memastikan program ini berjalan lancar dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” kata Gery.
Selain kebijakan sosial tersebut, PAM Tirta Kamuning juga melakukan langkah antisipatif menghadapi lonjakan konsumsi air rumah tangga selama Ramadan. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan peningkatan kebutuhan air bersih, terutama pada waktu menjelang sahur dan berbuka puasa.
Untuk menjaga stabilitas pasokan, perusahaan menambah jalur distribusi baru berupa pemasangan pipa HDPE berdiameter 4 inci sepanjang kurang lebih 600 meter. Jalur ini membentang dari lokasi Booster Pump di kawasan Jalan Baru hingga sekitar Bank BJB Kuningan.
Penambahan jalur distribusi tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan aliran air ke wilayah pelayanan Cabang Kuningan, khususnya di kawasan yang selama ini mengalami fluktuasi tekanan saat jam-jam puncak pemakaian. “Dengan jalur baru ini, distribusi air diharapkan lebih stabil saat memasuki Ramadan,” ujar Gery.
Manajemen PAM Tirta Kamuning juga mengimbau pelanggan untuk segera melaporkan apabila menemukan gangguan layanan. Perusahaan menyediakan sejumlah kanal resmi, mulai dari call center, layanan WhatsApp, hingga media sosial dan surat elektronik. Pelanggan diminta mencantumkan alamat lengkap serta nomor kontak agar petugas dapat menindaklanjuti laporan secara cepat.
Di akhir keterangannya, manajemen PAM Tirta Kamuning menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan serta apresiasi atas kepercayaan pelanggan selama ini.
Langkah pembebasan tagihan air bagi tempat ibadah dan penguatan infrastruktur distribusi menunjukkan upaya perusahaan daerah tersebut menjaga keseimbangan antara fungsi pelayanan publik dan tanggung jawab sosial, terutama pada momentum keagamaan yang memiliki arti penting bagi masyarakat. (ali)




