Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s
Cerpen

Sepatu dan Kaos Kaki

Sejak hari itu, Wawan tak pernah lagi lupa mengenakannya.
Ia melangkah ringan, melewati jalan yang sama, namun kali ini tak ada luka.

Lalu ia tersenyum, mengerti bahwa hidup pun seperti itu.
Cinta tanpa pengertian bisa melukai. Perhatian tanpa ruang bisa menyesakkan, kebaikan tanpa kelembutan bisa terasa seperti paku yang menempel di hati.

Sepatu tetaplah pelindung, tapi ia juga bisa melukai bila lupa ditemani pengertian.
Dan di antara keduanya, kaos kaki hadir sebagai wujud kasih yang tahu kapan harus lembut, dan kapan harus melindungi.

Kadang yang melindungi bisa menyakiti, bukan karena niatnya salah, tapi karena kita lupa menambahkan kelembutan di antara keduanya. Seperti sepatu dan kaos kaki, seperti cinta dan pengertian.

Hanya Fiksi by Bengpri

Baca Juga :  Wacana Pemangkasan TPP, Boy Sandi: Bukan Hak Mutlak ASN

Related posts

Kuningan Darurat Data, Akademisi Kritik Minimnya Akses dan Akurasi

Alvaro

Tak Sesuai Kondisi, Ketua PAN Bantah Pernyataan Bupati

Ceng Pandi

Jelang Mudik Lebaran, Jalan Lingkar Timur Kuningan Difungsikan: Tugu Sajati Jadi Simbol Kesejatian

Cikal

Leave a Comment