
JAKARTA — Ahmad Syamil Rizqullah Putra Pamungkas, siswa SMP Negeri 1 Cilimus, Kabupaten Kuningan, meraih Juara Harapan 1 dalam Lomba Dongeng Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBPR) pada Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2026.
Syamil menjadi perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon setelah sebelumnya menjuarai Lomba Dongeng CBPR tingkat KPw BI Cirebon. Kemudian dia berkompetisi di tingkat nasional bersama lima peserta lain yang merupakan perwakilan KPw BI dari berbagai daerah.
Lomba tersebut digelar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026) kemarin setelah Opening Ceremony FERBI 2026. Enam peserta terpilih dari 46 KPw BI di seluruh Indonesia tampil membawakan dongeng bertema CBPR dengan gaya dan kreativitas masing-masing.
Pengumuman pemenang dilakukan setelah salat Jumat. Perwakilan KPw BI Yogyakarta, Qiadnail Abellauta Hamitisna dari SMP Negeri 2 Bantul, keluar sebagai Juara 1.
Posisi Juara 2 ditempati Najwa Dian Ramadhani dari SMPN 1 Udanawu Blitar yang mewakili KPw BI Kediri. Juara 3 diraih Harny Kokali dari SMP Negeri 1 Ratahan, perwakilan KPw BI Provinsi Sulawesi Utara.
Sementara itu, Ahmad Syamil dari KPw BI Cirebon meraih Harapan 1. Harapan 2 diraih Kayla Nabila Altaf dari MTsN 1 Kota Malang sebagai perwakilan KPw BI Malang. Adapun Harapan 3 diraih Syalomitha Abigail Boling dari SMP Lentera Harapan Kupang, perwakilan KPw BI Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Prestasi tersebut menempatkan nama Kuningan dalam kompetisi edukasi Rupiah di tingkat nasional. Bagi Syamil, capaian itu sekaligus menjadi kelanjutan dari keberhasilannya memenangkan kompetisi di tingkat KPw BI Cirebon.
FERBI 2026 merupakan agenda tahunan Bank Indonesia yang memadukan edukasi, komunikasi kebijakan, kolaborasi dan hiburan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai Rupiah.
Memasuki penyelenggaraan kelima, FERBI tahun ini mengusung tema “Rupiah Berdaulat Indonesia Bermartabat.” Tema tersebut menempatkan Rupiah bukan sekadar alat pembayaran, tetapi juga sebagai simbol kedaulatan, identitas dan persatuan bangsa.
Berbagai kegiatan digelar dalam FERBI 2026, mulai dari pameran, talkshow, kelas edukasi, kompetisi, aktivasi komunitas hingga pertunjukan seni dan budaya. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh peran Rupiah dan perkembangan pengelolaan uang yang modern, aman, inklusif serta berkelanjutan.
Capaian Syamil diharapkan menjadi pemantik bagi pelajar lain di Kabupaten Kuningan untuk mengikuti kompetisi serupa. Ke depan, Kuningan diharapkan kembali memiliki wakil dalam Lomba Dongeng CBPR dan mampu mencatatkan prestasi lebih tinggi di tingkat nasional.
Prestasi tersebut juga menunjukkan bahwa edukasi mengenai Rupiah dapat disampaikan melalui cara yang dekat dengan dunia anak dan remaja, salah satunya lewat dongeng.
Bagi Kabupaten Kuningan, keberhasilan Syamil meraih Harapan 1 menjadi pijakan untuk kembali mempersiapkan talenta-talenta muda pada ajang CBPR berikutnya. ***




