Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Ragam

Tahun Baru, Jalaksana Punya Forum Silaturahmi Majelis Taklim

Pelantikan Forum Silaturahmi Majelis Taklim Jalaksana

KUNINGAN – Menjelang tahun baru 2026, Desa Jalaksana memiliki ruang silaturahmi antar majelis taklim. Forum tersebut  dilantik, Selasa (30/12/2025) untuk periode 2025–2028. Pelantikan dilaksanaka di sela rangkaian Isra Mi’raj.

Forum tersebut akan menjadi ruang koordinasi dan diskusi dalam mengoptimalkan peran majelis taklim yang sudah menjadi tradisi. Sebanyak 22 majelis taklim yang tergabung diperkuat perand an fungsinya dalam mencerdaskan, mendamaikan, dan mensejahterakan umat.

Kepala Desa Jalaksana, H. Juhana menyampaikan, dibentuknya forum tersebut menjadi wadah untuk mempermudah koordinasi, terlebih sinergitas untuk antara pemerintah desa dengan majelis taklim.

Menurutnya, majelis taklim memiliki peran penting tidak hanya dalam penguatan akidah dan ibadah, tetapi juga dalam membangun karakter, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Dengan adanya FSMT ini, komunikasi dan program keagamaan dapat berjalan lebih terarah dan terintegrasi,” ujarnya usai prosesi pelantikan.

‎‎Hal yang sama juga diungkapkan Kepala KUA Kecamatan Jalaksana, H. Sarbini. Menurutnya, momentum tersebut sangat tepat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan di tengah masyarakat.

‎‎”Ke depan, majelis taklim bukan sekedar perkumpulan biasa, tapi bisa bermanfaat yang luas dan lebih profesional dalam meningkatkan kualitas dibidang administrasi dan yang lainnya,” ujarnya.

‎‎Kegaiatan dilanjutkan dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ketua MUI Desa Jalaksana, Tatang Ruspandi. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan hikmah perjalanan spiritual Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian naik ke Sidratul Muntaha.

‎”Jika ingin mendapatkan kemuliaan dan martabat mulia dihadapan Allah, maka sadarkan diri ke tempat yang mulia, yaitu masjid, madrasah dan isilah sepertiga malam terakhir dengan beribadah dan munajat kepada Allah SWT, yang paling penting jangan lupakan sholat lima waktu,” ujaranya. (Icu)

Baca Juga :  500 Santri Turun ke Jalan! Pawai Tarhib Ramadan Gema di Kuningan

Leave a Comment