“Target kami itu kan 150, tapi dalam realitanya ada sekitar 253 yang bersumber dari berbagai anggaran, seperti dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pusat, APBD, Provinsi, dan waktu kemarin dari TNI di kegiatan Serbuan teritorial,” tambahnya.
Tahun 2026, pihaknya menargetkan 200 program rutilahu yang akan difokuskan pada rumah warga dengan tingkat kerusakan berat serta masyarakat berpenghasilan rendah yang benar-benar membutuhkan bantuan.
“Insyaallah di tahun 2026 kami menargetkan sebanyak 200, dan itu sudah dicatat di Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD),” pungkasnya.
Dengan capaian yang melampaui target di tahun 2025 dan rencana peningkatan program pada tahun 2026, pihaknya berharap upaya pengentasan rumah tidak layak huni dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Melalui dukungan berbagai sumber anggaran serta kolaborasi lintas sektor, program rutilahu diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mewujudkan hunian yang layak, aman, dan sehat bagi warga Kabupaten Kuningan. (Icu)
