Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Kuningan

Terima Penghargaan, Sri Usul Rumah Disabilitas

KUNINGAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuningan, Sri Laelasari, menerima penghargaan dari Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM). Penghargaan itu bentuk pengakuan dan apresiasi karena dinilai berkontribusi besar di kalangan difabel.

Penghargaan diberikan di sela peringatan peringatan hari disabilitas internasional yang bertempat di Gedung DPRD, Rabu, (4/12/2025). Sri secara langsung menerima penghargaan itu disaksikan para undangan, termasuk Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani.

Politisi Partai Gerindra itu berterima kasih atas pengakuan IPSM. Menurutnya, perhatiannya terhadap para penyandang disabilitas lahir dari nuraninya yang terdalam dan murni atas dasar kemanusiaan. Atas dasar itulah dirinya meluangkan waktu dan tenaga untuk memasilitasi setiap kebutuhan yang diminta.

“Alhamdulillah bisa memasilitasi teman-teman. Saya juga tidak sendiri, tapi belerjasama dengan pihak lain di Sumedang sehingga bisa membantu alat yang dibutuhkan,” tuturnya.

‎Justru, lanjut Sri, dirinyalah yang memberikan pemghargaan dan banyak berterima kasih kepada para aktivis atau pekerja sosial masyarakat yang menjadi garda terdepan dalam mengadvokasi para penyandang difabel. Semangat dan kegigihan PSM patut penjadi contoh masyarakat dalam menjunjung tinggi kebersamaan dan persaudaraan.

‎”Saya berterima kasih sekali kepada pekerja PSM, terutama pada relawan lapangan, sudah bekerja keras dan bekerja sama melakukan pendataan, mengadvokasi dan lain sebagainya,” tambahnya.

Sri berharap, peringatan hari disabilitas menjadi momentum serius dan pengingat bagi pemerintah supaya bisa memberikan perhatian dan layanan disabilitas. Lebih lagi, jumlah disabilitas di Kuningan yang sudah terdata tembus 1.200 orang.

“Harapan kami kedepan, pemerintah daerah bisa memfasilitasi rumah khusus untuk mereka. Setelah kami turun ke lapangan itu jumlahnya sangat banyak, dan mudah-mudahan pemerintah bisa mempunyai anggaran khusus untuk penyandang disabilitas,” ujarnya.

‎Ia juga mendorong kepada pemerintah daerah untuk membuka ruang pelatihan kerja untuk penyandang disabilitas. Menurutnya, penyandang disabilitas mempunyai kemampuan potensi yang tidak kalah dengan masyarakat lainnya, hanya saja mereka membutuhkan ruang, fasilitas, serta pendampingan yang tepat.

‎”Penyandang disabilitas itu mempunyai kemampuan, seperti halnya pengendara, termasuk di Kuningan ada salah satu Kepala Dinas, dan itu saya harap bisa diperluas lagi oleh penyandang disabilitas yang lainnya,” pungkasnya. (Icu)

Baca Juga :  180 Warga Indramayu Jalani Operasi Katarak Gratis di Indramayu Eye Center

Leave a Comment