KUNINGAN – Warga Desa Jagara, Kecamatan Darma, dibuat geger dengan kemunculan sosok menyerupai pocong pada Selasa dini hari. Sosok misterius tersebut diduga bukan makhluk gaib, melainkan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang sengaja menyamar untuk menakuti warga.

Peristiwa itu pertama kali terjadi di RT 7 RW 2 sekitar pukul 23.30 WIB, Senin, (25/5/2026). Saat itu, warga tengah berkumpul karena ada persiapan hajatan sehingga suasana masih cukup ramai. Namun, sejumlah anak yang berada di lokasi mendadak panik setelah melihat sosok menyerupai pocong melintas di sekitar pmukiman.

Sekretaris Desa Jagara, Ujang Supriatno mengatakan, sosok tersebut diduga mengincar motor warga yang terparkir di sekitar lokasi. Dugaan itu, kata dia, muncul karena gerak-gerik pelaku terlihat memperhatikan kendaraan yang lalu lalang di sekitar area hajatan.

“Anak-anak sempat ketakutan sampai ada yang pingsan karena syok. Pelaku juga sempat dipotret warga dari dalam rumah,” ujar Ujang saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa, (26/5/2026).

Menurutnya, sosok pocong tersebut tidak sempat ditangkap karena warga yang melihat mayoritas anak-anak. Pelaku kemudian diduga melarikan diri menuju wilayah RT 2 RW 1 yang berjarak tidak jauh dari lokasi pertama.

Sekitar pukul 01.00 WIB, salah satu warga RT 2 RW 1 kembali dibuat resah. Sosok serupa disebut-sebut mengetuk pintu rumah warga. Seorang anak yang melihat langsung kejadian itu bahkan mengalami ketakutan hingga demam akibat syok.

“Kalau pocong asli kan katanya mengambang, tapi ini ada bekas jejak kaki. Jadi kuat dugaan itu orang yang sengaja menyamar,” katanya.

Menanggapi kejadian tersebut, pemerintah desa bersama warga berencana kembali mengaktifkan ronda malam atau Siskamling guna mengantisipasi tindak kriminalitas di lingkungan permukiman.

Pihak desa juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Babinsa dan Bhabinkamtibmas disebut sudah turun melakukan komunikasi dengan warga agar tetap waspada namun tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya.

Warga pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari, serta memastikan kendaraan diparkir di tempat aman guna menghindari aksi pencurian.

“Kami akan menggencarkan Siskamling untuk keamanan desa,” tutupnya.