Sementara itu, Ageng Sutrisno, yang dikenal sebagai penggerak komunitas kreatif di Kuningan, berbagi kisah inspiratif tentang perjalanan dirinya membangun jejaring dan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan gagasan positif. Ia mendorong peserta agar tidak hanya menjadi konsumen pasif, tetapi juga produsen gagasan dan solusi.
Ditempat yang sama, Rizki Aly Santosa, Ketua Forum Genre Kuningan, menyebut acara ini sebagai bentuk nyata kolaborasi lintas komunitas untuk menguatkan karakter remaja Kuningan secara holistik. “Kami ingin remaja tidak hanya bertumbuh secara individu, tetapi juga membawa dampak sosial yang nyata. Genre ingin menjadi wadah untuk mengasah kepemimpinan dan rasa tanggung jawab itu,” ungkapnya.
Dari sisi pemerintah daerah, Anas selaku Kepala Bidang Keluarga Sejahtera DPPKBP3A Kabupaten Kuningan menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Forum Genre dan Jalan Bareng. Ia berharap sinergi antara komunitas remaja dan pemerintah terus berlanjut dalam program-program pembinaan yang terstruktur.
“Kami ingin setiap kegiatan Genre menjadi bagian dari gerakan nyata remaja dalam membangun Kuningan yang berkarakter dan berdaya saing,” ujarnya.
Melalui talkshow The Young Director, Forum Genre Kuningan tak sekadar mengajak remaja berpikir positif, tetapi juga menegaskan bahwa perubahan sosial berawal dari keberanian untuk mengenali diri, berinovasi, dan berkomunikasi dengan bijak. Sebuah pesan yang sangat relevan di tengah tantangan zaman yang kian cepat berubah. (ali)
