KUNINGAN –  Tim Kecamatan Luragung berhasil menjadi juara pertama pada Pekan Olahraga Perangkat Desa (Porpemdes) III cabang Olahraga Domino Indonesia. Prestasi itu didapatkan setelah melewati pertandingan sengit melawan Pancalang.

Kemenangan Luragung dipastikan usai menundukkan Kecamatan Pancalang dengan skor tipis 2-1 pada laga puncak yang berlangsung di J&J, Sabtu (4/7/2026). Sementara posisi ketiga diraih Kecamatan Darma.

‎Salah satu pemain Luragung, Ajat Sudrajat, mengaku pertandingan final menjadi laga paling berat yang harus dilalui. Menurutnya, tim dari Pancalang memberikan perlawanan yang sangat ketat sehingga pertandingan berlangsung menegangkan hingga poin terakhir.

‎”Final tadi benar-benar terasa seperti final. Lawan dari Pancalang bermain sangat bagus, dan kami hanya menang tipis 2-1. Cukup melelahkan, tapi alhamdulillah bisa juara,” ujarnya usai pertandingan.

‎Untuk sampai ke tangga juara, Luragung harus melewati empat pertandingan. Mereka mengalahkan Kecamatan Kadugede pada laga pembuka, kemudian menyingkirkan Cidahu, mengatasi Darma di semifinal, dan akhirnya menaklukkan Pancalang di partai final.

‎Menariknya, Ajat mengaku tidak melakukan persiapan khusus sebelum mengikuti pertandingan. Kemampuannya bermain domino justru lebih banyak diasah dari kebiasaan bermain santai bersama warga saat ronda malam.

‎”Enggak ada persiapan sama sekali. Paling sering main iseng saja kalau lagi ronda,” katanya sambil tersenyum.

‎Menurut Ajat, tantangan terbesar dalam Orado bukan pada permainannya, melainkan memahami aturan yang berbeda dengan permainan domino biasa yang selama ini dikenal masyarakat.

‎”Yang bikin harus cepat beradaptasi itu peraturannya. Kalau domino biasa dengan Orado itu beda, jadi harus benar-benar memahami aturan pertandingan,” jelasnya.

‎Ajang Porpemdes III tahun ini menjadi pengalaman pertama Ajat mengikuti pertandingan Orado. Sebelumnya, ia lebih sering membela kecamatannya pada cabang olahraga sepak bola. Debutnya di Orado pun langsung berbuah gelar juara.

‎Ia mengapresiasi panitia yang telah memasukkan Orado sebagai cabang olahraga baru dalam Porpemdes. Menurutnya, kehadiran Orado memberikan warna baru sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat yang memiliki hobi bermain domino untuk berkompetisi secara sportif.

‎”Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang sudah mengadakan pertandingan Orado. Ini pengalaman pertama saya ikut, dan alhamdulillah bisa menjadi juara mewakili Kecamatan Luragung,” ungkapnya.

‎Ajat berharap cabang olahraga tersebut dapat kembali dipertandingkan pada Porpemdes tahun depan agar semakin banyak masyarakat yang mengenal aturan permainan dan dapat menyalurkan hobi mereka melalui kompetisi resmi.

‎”Harapan saya, tahun depan Orado tetap dipertandingkan lagi. Semoga pesertanya semakin banyak dan semakin meriah,” tutupnya.