KUNINGAN – Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) semakin dekat mewujudkan kehadiran Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Langkah penting tersebut ditandai dengan diterimanya Surat Rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Kolegium Dokter Gigi.

Rekomendasi dua lembaga tersebut merupakan bagian dari proses usulan pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi dan Program Profesi Dokter Gigi.

‎Surat rekomendasi tersebut diterima langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan (YPBHK), Prof. Dr. Dewi Laelatul Badriah, saat menghadiri agenda di Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

‎Dengan terbitnya rekomendasi tersebut, proses pendirian Fakultas Kedokteran Gigi UBHI kini memasuki progres tahapan. Saat ini, UBHI tinggal menunggu diterbitkannya izin operasional dari pemerintah sebagai syarat resmi penyelenggaraan pendidikan.

‎Ketua YPBHK, Prof. Dewi Laelatul Badriah, bersyukur atas capaian yang menjadi tonggak penting bagi perkembangan UBHI sebagai perguruan tinggi kesehatan.

‎”Alhamdulillah, ini merupakan berkah luar biasa bagi UBHI. Terbitnya surat rekomendasi ini adalah bukti kerja keras, kolaborasi, dan ikhtiar bersama seluruh civitas akademika serta pihak yayasan yang tak kenal lelah bahu-membahu demi mewujudkan keberadaan Fakultas Kedokteran Gigi di kampus kami,” ujarnya, Rabu, (22/7/2026).

‎Sebagai upaya menjamin kualitas pendidikan, UBHI menggandeng Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (FKG Unpad) sebagai mitra pendamping. Kerjasama tersebut mencakup penyusunan kurikulum, penguatan tata kelola program studi, hingga persiapan tenaga pendidik agar penyelenggaraan pendidikan memenuhi standar nasional.

‎Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan dokter gigi yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan klinis, serta menjunjung tinggi etika profesi sesuai kebutuhan dunia kesehatan saat ini.

‎Selain didukung kurikulum berstandar nasional, UBHI juga telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran. Di antaranya laboratorium klinik modern, dental simulator, serta sarana praktik yang dirancang sesuai standar pelayanan kesehatan.

Pihaknya juga menyiapkan tenaga pengajar dari kalangan akademisi dan praktisi profesional untuk mendukung proses pendidikan.

‎Kehadiran Fakultas Kedokteran Gigi UBHI diharapkan dapat menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan tenaga dokter gigi di Indonesia, sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kuningan dan sekitarnya, untuk menempuh pendidikan kedokteran gigi tanpa harus keluar daerah.