
KUNINGAN – Universitas Kuningan (Uniku) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional dan meningkatkan daya saing lulusan. Kali ini, lima mahasiswa Uniku mengikuti program magang di Jepang.
Program tersebut digelar melalui kerja sama UNIKU dengan Hungci International. Magang dilakukan sebagai langkah nyata dalam memberikan pengalaman kerja bertaraf internasional bagi mahasiswa.
Program tersebut menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung dunia kerja di Jepang yang dikenal dengan budaya disiplin, profesional, dan etos kerja yang tinggi. Lebih dari sekedar memperoleh pengalaman bekerja di luar negeri, program tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan, membangun karakter, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi di lingkungan yang berbeda.
Rektor Universitas Kuningan, Dr. Anna Fitri Hindriana, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas kesempatan yang diperoleh kelima mahasiswa tersebut. Menurutnya, program magang internasional merupakan bagian penting dari upaya universitas dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Semoga bisa dimanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya. Selain mendapatkan pengalaman bekerja di Jepang, juga akan belajar tentang kedisiplinan, budaya, etos kerja, serta bagaimana beradaptasi dengan lingkungan yang baru,” pesan Anna, Jum’at, (9/10/2026).
Pihaknya berharap, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program magang dapat menjadi modal berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, dan mempersiapkan karier setelah menyelesaikan pendidikan.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor III Uniku, Prof. Dr. Agus Yadi Ismail, menegaskan bahwa program magang internasional merupakan salah satu wujud nyata komitmen Universitas Kuningan dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing mahasiswa di tingkat global.
“Kami sangat bangga dapat kembali memberangkatkan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman di dunia kerja internasional. Ini bukan hanya tentang bekerja di luar negeri, tetapi bagaimana mahasiswa mampu belajar, beradaptasi, membangun karakter, dan meningkatkan kompetensi” ujarnya.
Agus juga menekankan pentingnya menjadikan pengalaman magang sebagai bekal jangka panjang. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh manfaat selama berada di Jepang, tetapi juga mampu membawa pulang pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai positif untuk diterapkan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Keikutsertaan lima mahasiswa dalam program itu menjadi bagian dari langkah Uniku dalam mendorong mahasiswa agar semakin siap menghadapi dinamika dunia kerja yang menuntut kompetensi, kemandirian, serta kemampuan beradaptasi lintas budaya.***




