Momentum itu menandai peralihan kepemimpinan dari Prof. Dr. Dikdik Harjadi yang sebelumnya menjabat selama dua periode kepada, Dr. Anna Fitri Hindriyana. Pada prosesi itu kembali diteguhkan komitmen untuk melanjutkan estafet kepemimpinan menuju arah yang lebih visioner dan berdampak.
Kegiatan diawali dengan pengucapan sumpah jabatan oleu rektor di hadapan Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK). Setelah dibacakannya surat keputusan tentang pengangkatan kemudian dilanjut dengan penandatanganan berita acara dan kontrak kinerja Rektor..
Prof. Dr. Dikdik Harjadi menyampaikan pesan dan kesan perjalanannya memimpin kampus terbesar di Kuningan. Meski demikian Ia menegaskan bahwa jabatan rektor bukanlah simbol kehormatan, melainkan amanah besar yang kelak akan dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada manusia, tetapi juga kepada Allah SWT.
“Setiap keputusan yang diambil adalah bagian dari amanah. Memimpin berarti siap disalahpahami, namun tetap menjaga niat dan integritas,” tuturnya.
Dikdik juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh sivitas akademika atas keterbatasan selama masa kepemimpinannya, serta mengapresiasi kerja kolektif dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang telah menjadi kekuatan utama dalam membangun UNIKU. Menurutnya, setiap capaian yang diraih merupakan hasil dari ribuan tangan dan hati yang bekerja dengan tujuan yang sama.
Sementara itu, Rektor UNIKU yang baru saja dilantik, Dr. Anna Fitri Hindriyana, bersyukur dan berterima kasih kepada Yayasan Sang Adipati Kuningan atas kepercayaan besar yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk memimpin dengan integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
Sosok yang sebelumnya sukses mengawal bidang akademik itu memberikan penghargaan kepada para pendiri UNIKU serta para rektor terdahulu yang telah meletakkan fondasi kuat bagi perkembangan universitas. Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh dalam memperkuat reputasi institusi.
Memasuki periode kepemimpinan 2026–2030, Anna menegaskan bahwa UNIKU berada pada fase strategis penguatan reputasi institusi menuju visi besar 2035.
“Visi yang diusung yaitu mewujudkan Universitas Kuningan sebagai universitas unggul, tumbuh, dan berdampak dengan reputasi nasional serta rekognisi internasional berbasis pemberdayaan sumber daya lokal dan inovasi,” tegasnya.
Untuk merealisasikan visi tersebut, ia akan berfokus pada lima pilar transformasi, yakni keunggulan akademik, pertumbuhan berkelanjutan, kampus berdampak, penguatan sumber daya manusia, serta tata kelola unggul berbasis sistem manajemen modern.
Menutup sambutannya, Anna mengajak seluruh sivitas akademika, Yayasan, pemerintah daerah, alumni, dan mitra strategis untuk berkolaborasi secara inklusif dalam mewujudkan transformasi UNIKU. Ia menegaskan bahwa perubahan besar hanya dapat dicapai melalui kerja bersama yang konsisten dan berkelanjutan.
Prosesi pelantikan dan sertijab tersebut menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan di Universitas Kuningan, sekaligus penanda dimulainya babak baru perjalanan UNIKU menuju kampus yang unggul, berkarakter, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Icu)
previous post
next post
