Selain itu ada nama Toni Kusmanto yang menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra Kuningan dikabarkan mengisi Kadiskopdagperin Kuningan mengisi kekosongan jabatan. Kemudian nama Toto Toharudin yang sekarang menjadi Kadinsos Kuningan dikabarkan mengisi jabatan Kadisnakertrans Kuningan.
Nama lainnya ada Budi Alimuddin yang sekarang menjabat sebagai Kepala DPMD Kuningan dikabarkan bergeser menjadi Kasatpol PP Kuningan. Sedangkan nama Laksono Dwiputranto juga dikabarkan bergeser dari jabatan sebelumnya di Bappenda Kuningan menjadi Kadis PUTR. Sedangkan I Putu Bagiasna yang kini masih Kadis PUTR dikabarkan menjadi Inspektur Kabupaten Kuningan.
Sedangkan Ahmad Juber yang kini masih Inspektur Kabupaten Kuningan dikabarkan mengisi jabatan Kepala Bappenda Kuningan dan terakhir nama Carlan atau akrab disapa Elon dikabarkan mengisi jabatan Kadisdikbud Kuningan, bahkan karangan bunga untuk Elon sudah bertebaran salah satu ucapan dari Penasehat Kapolri Andi Gani Nena Wea yang dikenal sebagai Tokoh Buruh Nasional.
Namun, kabar pagi ini, muncul informasi baru bahwa yang benar-benar “bergerak” kemungkinan hanya delapan nama. Tiga lainnya disebut-sebut masih bertahan, atau pergeserannya ditunda.
Siapa yang benar? Hingga berita ini tayang, belum ada konfirmasi resmi. Pejabat terkait pun memilih irit bicara.
Mutasi kali ini, tampaknya, bukan sekedar soal pindah kursi. Ada tarik-menarik kepentingan, ada pertimbangan pensiun, ada juga soal kesiapan kader internal. Publik tentu berharap, kekosongan jabatan tidak berlangsung lama. Sebab, tanpa “menteri-menteri” yang lengkap, roda pemerintahan akan berjalan pincang.
Siang nanti, semua akan terbuka. Ballroom Arya Kamuning bukan hanya menjadi tempat pelantikan, tetapi juga panggung pembuktian, apakah perombakan ini benar-benar untuk penguatan organisasi, atau hanya rotasi rutin yang menyisakan banyak pekerjaan rumah. (Ali)
