KUNINGAN – Capaian akreditasi Unggul yang diraih Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan tidak hanya menjadi kebanggaan tersendiri, tetapi juga memicu target baru di lingkungan fakultas.
Dekan FKIP Uniku Asep Jejen Jaelani menilai keberhasilan PBI dapat menjadi standar baru bagi program studi lain untuk meningkatkan kualitasnya. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa raihan akreditasi tertinggi bukan hal yang mustahil jika didukung kerja kolektif dan komitmen yang kuat.
“Ini menjadi pemantik bagi prodi lain. Kami ingin keberhasilan ini diikuti oleh program studi lain di FKIP,” ujarnya, Kamis, (19/3/2026).
Ia menegaskan, FKIP akan mendorong penguatan di berbagai aspek, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan penelitian, hingga tata kelola kelembagaan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memenuhi indikator penilaian akreditasi yang semakin ketat.
Keberhasilan PBI juga dinilai sebagai bukti bahwa sistem penjaminan mutu yang diterapkan di lingkungan FKIP mulai menunjukkan hasil konkret. Dengan capaian tersebut, FKIP optimistis dapat meningkatkan daya saing di tingkat regional maupun nasional.
Sementara itu, Ketua Prodi PBI FKIP, Nani Ronsani Thamrin, menyebut raihan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh civitas akademika. Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai prestasi semata, tetapi menjadi motivasi untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas.
”Yang terpenting adalah konsistensi. Setelah unggul, tantangannya adalah mempertahankan dan terus berkembang,” katanya.
Terpisah, Rektor Uniku, Dr. Anna Fitri Hindriana, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, akreditasi unggul bukan sekedar pengakuan admistrasi saja, melainkan harus menjadi indikator bahwa perguruan tinggi tengah bergerak ke arah yang lebih kompetitif.
“Ini menunjukkan bahwa sistem yang dibangun berjalan. Tapi yang lebih penting, bagaimana dampaknya dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dr. Anna menilai, prestasi akademik akan terus menjadi fokus perguruan yang ia pimpin. Hal itu, kata dia, sesuai dengan visi perguruan tinggi yakni tidak hanya menghasilkan lulusan secara kuantitas, melainkan harus berkontribusi nyata untuk lingkungan sekitar.
”Oleh Karena itu, kami akan terus mendorong peningkatan mutu di seluruh program studi, baik dari sisi akademik, riset, maupun pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya. (Icu)
