KUNINGAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Baznas Provinsi Jawa Barat dijadwalkan melakukan verifikasi faktual terhadap 10 calon pimpinan Baznas Kabupaten Kuningan, Selasa (5/5/2026). Proses tersebut menjadi tahapan penting sebelum penetapan lima pimpinan definitif Baznas Kuningan.
Hal itu disampaikan, Emup Muplihudin, selaku Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang juga sekretaris tim seleksi pimpinan Baznas. Ia menjelaskan, verifikasi faktual akan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di ruang rapat Setda Kabupaten Kuningan, tepatnya di lantai dua.
“Agenda besok verifikasi faktual dari Baznas RI ditambah provinsi,” ujarnya saat dikonfirmasi Cikalpedia.id, Senin, (4/5/2026).
Menurutnya, proses verifikasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian kompetensi dan kelayakan para calon dengan data yang sebelumnya telah disampaikan panitia seleksi kepada BAZNAS pusat.
“Melihat apakah yang sepuluh orang punya kelayakan, kompetensi, sesuai tidak dengan data yang disampaikan oleh pansel ke BAZNAS pusat,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, para calon akan dipanggil satu per satu untuk mengikuti sesi wawancara dan tanya jawab secara tertutup. Sembilan peserta lainnya, kata dia, tidak diperkenankan mengetahui materi yang sedang diuji terhadap peserta lain.
“Dipanggil satu-satu. Yang sembilan tidak boleh tahu,” ucapnya.
Ia juga menegaskan, peserta yang tidak hadir dalam tahapan tersebut akan dianggap mengundurkan diri dari proses seleksi.
Dari 10 nama yang telah direkomendasikan pansel, lanjut Emup, nantinya akan dipilih lima orang untuk menjadi pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan. Namun demikian, hasil verifikasi faktual disebut hanya bersifat pertimbangan bagi kepala daerah.
