
KUNINGAN – Rencana nonton bareng pertandingan antara Persib Bandung menghadapi Persijap Jepara yang dipusatkan di Lapangan Pandapa, Sabtu (23/5/2026), dipastikan hanya diperuntukkan bagi bobotoh asal Kabupaten Kuningan.
Informasi bahwa bobotoh luar daerah yang dikabarkan berencana turut hadir dalam kegiatan nobar tersebut tidak diperbolehkan. Seperti informasi pamflet yang beredar dari kelompok Viking CRTW yang mengagendakan keberangkatan menuju Pandapa dengan titik kumpul di Balai Desa Kertawangun, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon.
Penolakan bobotoh luar Kuningan disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U. Kusmana. Pihaknya menegaskan bahwa kegiatan nobar tersebut khusus untuk bobotoh asal Kuningan. Kebijakan itu diambil sebagai langkah antisipasi guna menjaga kondusivitas dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Hanya untuk Kuningan. Di luar daerah dilarang,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Kebijakan tersebut juga telah disepakati bersama unsur suporter Persib se-Kuningan dalam rapat koordinasi persiapan nobar yang digelar di Ruang Rapat Sang Adipati Setda Kuningan, Selasa (19/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Sekda menyampaikan bahwa momen perjuangan tim kebanggaan Jawa Barat menuju gelar juara harus menjadi kebahagiaan bersama, namun tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban.
“Pak Bupati menginginkan momen ini menjadi kebahagiaan bersama. Kita siapkan satu lokasi yang representatif agar para pecinta Persib bisa berkumpul, bersatu, dan menikmati pertandingan dalam satu titik,” katanya.
Lokasi Pandapa dipilih setelah melalui pembahasan bersama berbagai pihak. Selain berada di lokasi strategis, kawasan tersebut dinilai mampu menampung antusiasme suporter yang diperkirakan mencapai ribuan orang.
Tidak sekedar nobar, kegiatan tersebut juga akan dimeriahkan hiburan musik dan pembagian doorprize bagi peserta yang hadir. Hal itu dilakukan sebagai upaya menghadirkan suasana meriah sekaligus mempererat kebersamaan antarpendukung Persib di Kabupaten Kuningan.
Sekda berharap, seluruh rangkaian kegiatan nobar dapat berjalan aman, tertib, dan menjadi momentum positif bagi masyarakat Kuningan dalam memberikan dukungan kepada Persib Bandung.
Selain itu, para peserta nobar juga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan konvoi berlebihan, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun merugikan masyarakat lainnya.




