
KUNINGAN — Proton FC Kuningan mulai memperluas geraknya dari sekadar memburu prestasi di lapangan. Memasuki tahun ketiga perjalanan klub, pembinaan talenta muda dari lingkungan sekolah mulai ditempatkan sebagai bagian penting dari arah pengembangan klub.
Presiden Proton FC Thony Indra Gunawan mengatakan, klub tengah membangun kemitraan dengan pelatih dan sekolah pada jenjang SD, SMP hingga SMA.
Langkah tersebut dilakukan untuk membuka ruang lebih luas bagi anak-anak Kuningan yang memiliki potensi di olahraga futsal.
“Di tahun kedua ini kita punya target memberikan tambahan manfaat bagi teman-teman, talenta-talenta yang ada di Kuningan,” ujar Thony dalam momentum anniversary kedua Proton FC, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, kerja sama dengan lingkungan sekolah bukan semata untuk mencari pemain bagi klub. Lebih jauh, Proton ingin ikut membangun jalur pembinaan yang dapat melahirkan talenta baru sekaligus menjadi regenerasi di masa mendatang.
“Klub ini tidak hanya bicara tentang prestasi, tetapi bagaimana bisa bermanfaat dan melahirkan talenta-talenta baru untuk menjadi regenerasi di klub ini,” katanya.
Gagasan tersebut mendapat respons positif dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan Carlan, yang akrab disapa Elon, mengatakan Proton FC telah menjadi partner school dan masih terbuka peluang untuk memperluas kerja sama tersebut.
“Kami membuka ruang untuk Proton bekerja sama dengan kami di jenjang sekolah, SD dan SMP,” ujar Elon sapaan akrab Carlan.
Menurut dia, keterlibatan klub olahraga dalam lingkungan pendidikan dapat menjadi salah satu ruang untuk memperkuat pembinaan generasi muda, khususnya mereka yang memiliki potensi di bidang olahraga.
Harapannya, semakin banyak bibit olahraga yang muncul dari sekolah dan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kuningan Ucu Suryana menyebut langkah Proton FC mencari dan membina bibit unggul merupakan salah satu bentuk kontribusi terhadap peningkatan prestasi olahraga daerah.
“Proton berkontribusi untuk mencari bibit unggul dalam olahraga futsal. Itu salah satu kontribusi nyata Proton untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Kuningan,” katanya.
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriyani turut memberikan apresiasi atas perjalanan Proton FC yang kini memasuki usia dua tahun.
Tuti mengakui perjalanan tersebut tidak mudah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Thony Indra Gunawan atas dukungannya terhadap para atlet muda Kuningan.
“Semoga ini menjadi keberkahan bagi para atlet Proton di Kabupaten Kuningan dan kesuksesan untuk masuk ke liga nasional,” ujar Tuti.
Dengan pola kemitraan yang mulai diarahkan ke sekolah, Proton FC kini menghadapi pekerjaan yang lebih panjang dari sekadar mengejar hasil pertandingan.
Membangun jalur talenta sejak bangku sekolah berarti menyiapkan pemain hari ini sekaligus mencari pemain untuk masa depan. Di titik itulah, perjalanan tahun ketiga Proton FC mulai mendapatkan arah baru. ***





