Cikalpedia
”site’s
Kuningan

Adu Kuat Pimpin BAZNAS, Lima Nama Santer Disebut

Kantor Badan Amil Zakat Nasional Kuningan

KUNINGAN – Pengumuman seleksi akhir pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kuningan periode 2026-2031 baru sampai sepuluh besar. Lima nama terkuat yang akan dilantik masih menjadi perbincangan hangat dan spekulasi sebagian elit Kuningan.

Sepuluh nama yang sudah ditetapkan dan menurut Ketua Tim Seleksi sudah diajukan ke Bupati Kuningan serta dilanjutkan ke BAZNAS Republik Indonesia antara lain, Syarifudin, Insan Nulyaman, Iman Nuryaman, Yusron Kholid, Asep Budi Setiawan, Abdul Jalil Hermawan, Hermawan, Asep Z. Fauzi, Adang Romadona, dan Iman Friatna Rahman.

“Sudah ditetapkan sepuluh nama dan sudah kami sampaikan ke Pak Bupati,” kata Ketua Timsel, Toni Kusumanto, tidak lama setelah pengumuman 10 besar calon pimpinan lembaga pengelolaan zakat tersebut beberapa waktu lalu.

Lima nama yang kuat dan diprediksi memimpin BAZNAS Kuningan berikutnya adalah peserta seleksi yang memiliki latar belakang atau berafiliasi khusus dengan organisasi Islam, profesional, ahli agama, dan tokoh masyarakat. Walaupun pada kesempatan wawancara dengan Cikalpedia, Toni menegaskan bahwa hal itu, apalagi afiliasi ormas, tidak termasuk syarat yang harus dipenuhi dalam tahapan pencalonan.

“Kalau pertimbangannya itu (afiliasi Ormas), kasian mereka yang berpotensi bagus,” tuturnya.

Anggapan bahwa keharusan terafiliasi Ormas semisal NU, Muhammadiyah, atau PUI, bukan lahir dari ruang kosong. Hal itu melanjutkan komposisi kepemimpinan BAZNAS periode 2020-2025 yang masing-masing di antaranya tidak bisa dilepaskan dari unsur tersebut. Hal itu juga dilekatkan karena tata kelola BAZNAS erat kaitannya dengan hukum dan manajemen zakat sebagai salah satu rukun Islam.

Adapun lima nama yang disebut-sebut akan memimpin BAZNAS antara lain Asep Z. Fauzi. Selain eks Komisioner KPU Kuningan, sosok yang akrab dipanggil Asfa ini lama aktif di organisasi kepemudaan KNPI dan Ansor. Ia tidak diragukan lagi sebagai tokoh muda NU Kuningan.

Baca Juga :  10 Ton Beras Ludes dalam Sejam, Warga Serbu Bazar Murah Ramadhan di Kuningan

Selain Asfa, nama yang sering disebut potensial adalah Abdul Jalil Hermawan. Ia merupakan akademisi, praktisi komunikasi, dan tokoh muda Muhammadiyah. Sebelum masuk bursa pimpinan BAZNAS, Jalil juga pernah menjadi komisioner Bawaslu Kabupaten Kuningan.