Yang paling krusial, operasi kali ini melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan untuk “menggeledah” kondisi fisik para sopir dan kondektur melalui tes urine mendadak. Hasilnya menggembirakan, seluruh awak bus dinyatakan negatif narkoba.
Kepala BNNK Kuningan Agus Mulya menekankan bahwa keselamatan ratusan nyawa penumpang ada di ujung jempol pengemudi. “Deteksi dini ini wajib. Sopir bus yang bersih dari narkotika adalah syarat mutlak untuk menekan angka kecelakaan di jalur mudik yang penuh risiko,” ungkapnya.
Ketajaman pemeriksaan ini merupakan buah kerja sama apik antara Satlantas Polres Kuningan, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, hingga Subdenpom setempat. Meskipun secara umum armada dinyatakan laik jalan, petugas tetap menemukan catatan kecil seperti kelengkapan administratif dan kebutuhan perawatan minor yang wajib segera diperbaiki pengelola PO sebelum bus-bus tersebut mengaspal di jalur mudik.
Dishub Kuningan menyadari bahwa lonjakan mobilitas tahun ini akan luar biasa. Dengan rampcheck yang menyasar langsung ke pool-pool bus, pemerintah daerah berupaya menjamin bahwa transportasi publik di Kuningan tetap tertib, selamat, dan yang paling penting yaitu bebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba. (ali)
