KUNINGAN – Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kuningan memberikan dukungan kepada keluarga penyandang disabilitas. Selain difabel, tiga anak dari keluarga tersebut merupakan para penghafal al-Quran.

Ketiganya yaitu Farhaz, Farhan, dan Farhat. Mereka merupakan anak kembar dari enam bersaudara di tanggal di Desa Cikaso, Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. Semangatnya mengafal al-Quran termotivasi karena ketiganya bercita-cita menjadi dosen.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi pasangan, Ahmad Taufik dan Yuliwati. Di tengah kondisi ekonomi yang serba terbatas, keduanya tetap semangat berusaha untuk memberikan pendidikan dan kehidupan terbaik bagi anak-anaknya.

Keduanya tidak putus asa memperjuangkan hidup dan cita-cita keluarganya dengan berjualan gorengan di pinggir jalan dan menjajakan bensin eceran. Taufik mengaku, penghasilan usahanya sangat tidak menentu.

“Anak kami semuanya enam orang. Tiga yang tuna netra saat ini sekolah di sekolah khusus. Mereka punya cita-cita ingin menjadi dosen,” ujar Taufik.

Melihat perjuangan keluarga tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan hadir memberikan dukungan. Bantuan berupa dana stimulus modal usaha diberikan untuk membantu meningkatkan usaha kecil yang selama ini menjadi sumber penghasilan keluarga.

Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, Yusron Kholid, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Baznas terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus bagian dari sinergitas bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam Gerakan Bersama Ngariksa Duafa, Lansia dan Pengangguran atau Gema Sadulur).

“Jumlahnya memang tidak banyak, tetapi minimal bisa membantu menambah modal usaha. Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat dan membuat usaha mereka semakin berkembang,” kata Yusron, Jum’at, (10/7/2026).

Menurutnya, Baznas akan terus berupaya hadir membantu masyarakat kurang mampu melalui berbagai program pemberdayaan, sehingga bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ahmad Taufik dan Yuliwati. Keduanya tampak haru saat menerima dukungan dari Baznas Kuningan. Meski nilainya sebesar Rp1,5 juta, bantuan itu dinilai sangat berarti untuk keberlangsungan usaha keluarga.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih. Bantuan ini akan kami gunakan untuk menambah modal usaha, termasuk membuat gerobak jualan yang lebih layak,” ungkap Taufik.