“Rumah Sayur ini bukan program sesaat. Kita ingin membangun sistem yang berkelanjutan, mempertemukan penjual dan pembeli dalam satu ekosistem yang saling menguntungkan,” ujarnya.
Ia mencontohkan, apabila terdapat permintaan dari KDMP di wilayah lain seperti Ciawi atau sektor perhotelan di Cilimus, maka distribusi produk dapat langsung dilakukan dari pusat suplai Rumah Sayur.
Ke depan, pihaknya menargetkan seluruh potensi jaringan distribusi dan titik pemasaran sudah terpetakan sebelum peluncuran resmi program. Bahkan, pihaknya menargetkan momen Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei sebagai waktu yang tepat untuk memperkenalkan program tersebut secara luas.
“Harapannya kolaborasi ini bisa berjalan. Karena memang harus kolaborasi, bukan jalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi
