
KUNINGAN – Mimpi untuk menunaikan ibadah umroh tidak mesti menunggu cukup uang. Siapa pun bisa melaksanakannya dengan berbagai kemudahan, salah satunya umroh wadiah.
Strategi berkunjung ke tanah suci untuk beribadah ini ditawarkan BM Tours. Melalui program tersebut umat islam bisa menunaikan mimpinya hanya dengan mengikuti skema tabungan mulai Rp500 ribu.
Program tersebut menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin berangkat umrah tanpa harus menyediakan seluruh biaya perjalanan dalam satu waktu. Calon jemaah dapat menyetorkan dana secara bertahap hingga mencapai target biaya keberangkatan.
Kepala Perwakilan BM Tours Kuningan, Idit Haditisno, mengatakan program tersebut mendapat respons cukup baik dari masyarakat. Sejumlah calon jemaah bahkan telah mendaftarkan diri dan beberapa jadwal keberangkatan telah dipersiapkan.
“Untuk sosialisasi program haji dan umroh di Kuningan sudah cukup banyak yang mendaftar. Insya Allah September, November, dan Desember sudah ada pemberangkatan,” kata Idit, Senin (24/8/2026).
Menurut Idit, kemudahan lainnya terletak pada sistem digital yang memungkinkan jemaah memantau perkembangan dana mereka melalui aplikasi. Setiap perkembangan dapat diketahui secara berkala, termasuk informasi mengenai rencana keberangkatan.
“Jemaah bisa mengetahui progres dana yang sudah terkumpul dan kapan rencana pemberangkatan. Ada juga notifikasi secara real time sehingga jemaah maupun leader bisa memantau perkembangannya,” ujarnya.
Ia menyebut sistem tersebut dirancang untuk memberikan transparansi kepada calon jemaah selama mengikuti program. Idit juga mengatakan, sejak 2023 hingga saat ini, jemaah BM Tours yang terdaftar dalam program keberangkatan tetap diberangkatkan.
Untuk paket standar, biaya umrah yang ditawarkan BM Tours mulai sekitar Rp28 juta. Paket tersebut mencakup sejumlah layanan bagi jemaah, salah satunya fasilitas menginap gratis di hotel yang berada dekat bandara sehari sebelum keberangkatan.
Sementara itu, Perwakilan BM Tours Provinsi Jawa Barat, Yosa Octora Santono, mengatakan program tersebut dihadirkan untuk memperluas akses masyarakat dalam mempersiapkan perjalanan ibadah, termasuk bagi calon jemaah lanjut usia.
“Kami ingin memudahkan seluruh calon jemaah umrah maupun haji. Pelayanan juga kami siapkan agar ramah bagi lansia atau jemaah yang sudah berusia lanjut,” katanya.
Tak hanya untuk memantau dana, aplikasi BM Tours juga menyediakan berbagai fitur layanan bagi jemaah. Salah satunya berupa market online yang menyediakan perlengkapan kebutuhan ibadah.
“Di aplikasi itu juga ada market online. Jemaah bisa membeli perlengkapan umrah seperti kain ihram, berbagai kebutuhan ibadah, sampai sabun dan kebutuhan lainnya,” jelas Yosa.
Aplikasi tersebut juga menyediakan informasi pilihan maskapai yang dapat digunakan dalam perjalanan, di antaranya Oman, Emirates, Garuda Indonesia, dan Lion Air.
Dengan skema pembayaran bertahap dan dukungan layanan digital, BM Tours menawarkan konsep persiapan umrah yang lebih fleksibel. Masyarakat tidak harus menunggu hingga memiliki dana puluhan juta secara sekaligus, tetapi dapat mulai mempersiapkannya sedikit demi sedikit sesuai kemampuan.





