KUNINGAN – Kepercayaan masyarakat terhadap Tim Pemadam Kebakaran Kuningan bukan kaleng-kaleng. Tidak hanya urusan kebakaran atau bencana, petugas pun dapat permohonan untuk membantu mengambil rapor di sekolah.
Peristiwa itu bermula dari himbauan bahwa rapor harus diambil oleh orang tua siswa, khususnya sang ayah. Gerakan ayah ngambil rapor menjadi fenomena semester ganjil tahun ini.
Karena sang ayah sudah tidak ada, seorang siswi asal Desa Puncak, Cigugur, memberanikan diri menghubungi Damkar Kuningan dan mengutarakan maksud dan tujuannya. Keberaniannya itu berawal dari kebingungan, karena tidak ada keluarga yang bisa mewakili.
“Ibunya bekerja. Kakaknya di luar kota. Ayahnya juga sudah tidak ada. Dia memberanikan diri menghubungi kontak kami,” tutur Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, Rabu (24/12/2025)
