KUNINGAN – Kabar wafatnya Direktur Utama Bank BJB, Yusuf Saadudin, meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan. Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, mengaku terkejut dan merasakan kehilangan besar atas kepergian figur penting perbankan Jawa Barat tersebut. Sebelumnya, Wakil Bupati Tuti Andriani juga telah menyampaikan belasungkawa serupa.

“Saya merasa kaget mendengar berita tadi malam. Subuh tadi juga dari Pak KDM di grup kepala daerah masuk kabar yang bagi saya sangat mengagetkan. Salah satu putra terbaik Jawa Barat di sektor perbankan meninggal dunia,” ujar Bupati Dianm Jumat (14/11/2025).

Bupati Dian menyampaikan duka mendalam atas kepergian sosok yang ia kenal sebagai pemimpin yang profesional dan pribadi yang rendah hati (humble). Ia mendoakan almarhum diterima di sisi Tuhan dan diampuni segala khilafnya. “Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” tutupnya.

Di mata Bupati Dian, Almarhum Yusuf Saadudin memiliki kesan khusus sebagai mitra strategis Pemkab Kuningan. Ia menyebut, almarhum merupakan pribadi yang ramah, mudah diajak berdiskusi, serta cepat menanggapi berbagai kebutuhan Kuningan dalam urusan perbankan maupun dukungan program daerah.

“Beliau orang baik, humble. Kami sudah beberapa kali bertemu, baik di Pendopo, di Bandung, maupun saat RUPS. Mungkin lebih dari lima sampai enam kali,” kenang Dian.

Salah satu kontribusi yang paling disoroti Bupati Dian adalah dukungan konsisten Yusuf Saadudin dalam penyaluran CSR untuk Kabupaten Kuningan. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, almarhum disebut berperan aktif merekomendasikan bantuan CSR, termasuk pengadaan truk sampah yang kini sangat bermanfaat bagi layanan kebersihan.

Dukungan Yusuf juga meluas pada urusan pinjaman daerah serta berbagai kendala teknis lain yang membutuhkan percepatan koordinasi.

“Beliau selalu meng-support apa yang menjadi kendala di Kuningan. Orangnya cepat tanggap. Saya jujur merasa kehilangan,” ujar Bupati Dian, menegaskan betapa sentralnya peran Yusuf Saadudin bagi pembangunan Kuningan.

Kepergian Yusuf Saadudin, yang di mata Pemkab Kuningan adalah sosok yang komunikatif dan supportif, menyisakan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga dan institusi perbankan, tetapi juga bagi daerah mitra yang merasakan langsung kepeduliannya. (ali)