Sebagai contoh, ia mengangkat figur Bung Karno. Menurutnya, pendiri bangsa itu berhasil menorehkan sejarah karena memiliki visi besar, komunikasi yang kuat, serta keberanian luar biasa. Nilai-nilai itulah yang, kata Dian, harus dicontoh generasi muda.
Selain kecerdasan akademik, Bupati menekankan pentingnya kecerdasan sosial, emosional, dan spiritual. “Banyak anak pintar secara akademis, tapi gagal di dunia kerja karena tidak punya kecerdasan sosial dan emosional,” ucapnya.
Sebagai alumni yang aktif berorganisasi sejak SMA, Dian mengingatkan pentingnya mengasah keterampilan adaptasi. Menurutnya, masa depan tidak ditentukan hanya oleh nilai bagus, tetapi juga kemampuan berjejaring dan bergaul.
Di penghujung sesi, ia menyampaikan pesan yang melekat: dunia saat ini membutuhkan super team, bukan superman. “LDKS adalah bekal agar kalian tumbuh menjadi pemimpin sejati. Pemimpin yang lahir dari sifat, sikap, dan keteladanan,” tuturnya.
Kegiatan berakhir dengan suasana penuh semangat. Para siswa terlihat antusias, bukan hanya karena kedatangan seorang bupati, melainkan karena mereka menyaksikan bagaimana seorang alumni kembali pulang untuk memberi inspirasi. (ali)
