“Hasil pengecekan awal menunjukkan dugaan kuat kebakaran dipicu gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan, khususnya di area head lamp, fog lamp, relay, atau soket lampu. Panas berlebih menyebabkan komponen plastik di bagian depan meleleh dan memicu api,” ujar Suganda.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup serius. Polisi juga membantu menghubungi pihak bengkel dan kendaraan derek untuk mengevakuasi mobil dari badan jalan guna mencegah kemacetan dan potensi bahaya lanjutan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi kendaraan, terutama sistem kelistrikan. Ia juga menyarankan pengendara untuk menyediakan APAR di dalam mobil sebagai langkah antisipasi.
“Jika terjadi situasi darurat di jalan, segera hubungi kepolisian atau layanan Polisi 110 agar penanganan dapat dilakukan cepat dan aman,” kata Aris.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa gangguan kecil pada kendaraan dapat berujung pada risiko besar, terutama di tengah lalu lintas kota yang padat. (frans)
