Cikalpedia
”site’s ”site’s
Pemerintahan

Diskatan Kuningan Tutup 2025 dengan Refleksi dan Deretan Penghargaan

Nampak Kadiskatan Wahyu Hidayah bersama Ketua DWP Diskatan Rika Parlina bersalaman dengan seluruh jajaran Diskatan Kuningan usai agenda refleksi akhir tahun 2025. (Istimewa)

Wahyu sendiri tak luput dari radar apresiasi. Ia menerima penghargaan sebagai “Tokoh Tani Modern” dalam ajang IJTI Cirebon Raya Award 2025. Namun, bagi pria yang dikenal egaliter ini, tumpukan piagam itu hanyalah efek samping. “Penghargaan itu konsekuensi, bukan tujuan. Tujuan kita tetap memastikan piring masyarakat Kuningan tetap terisi dan kesejahteraan petani meningkat,” ujarnya.

Wahyu menyadari bahwa tahun 2026 akan membawa tantangan baru yang lebih kompleks. Visi “Kuningan MELESAT” (Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh) menuntut Diskatan untuk lebih adaptif. Peran penyuluh pertanian dan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) disebutnya sebagai garda terdepan yang memegang peran vital dalam menghadapi ancaman hama dan fluktuasi harga komoditas.

Suasana refleksi yang dihadiri juga oleh anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) di bawah pimpinan Rika Farliani itu ditutup dengan makan bersama. Di balik meja panjang penuh hidangan lokal, sekat antara pimpinan dan staf lapangan sejenak luruh.

Bagi Diskatan Kuningan, menutup tahun dengan prestasi adalah cara terbaik untuk membayar kepercayaan publik. Namun, di balik selebrasi itu, ada pesan tersirat yang dibawa Wahyu ke meja makan, bahwa kedaulatan pangan tidak dibangun di atas podium penghargaan, melainkan di atas lumpur sawah dan keringat para pendamping petani yang setia menanti fajar di tahun depan. (ali)

Baca Juga :  Sawit KCSM Dihentikan! Pemkab Kuningan Minta Stop Total Aktivitas

Related posts

Bikin Konten Berujung Masuk Polsek, 51 Pelajar Nyaris Tawuran di Kuningan

Cikal

Peringatan HPSN 2022 di Kuningan: Bupati Acep Ajak Kelola Sampah, Bangun Kampung Iklim

Cikal

Pria Gandir di Karangmangu, Polisi Olah TKP

Ceng Pandi

Leave a Comment