Cikalpedia
”site’s ”site’s
Kuningan

Drama Tiga Besar Sekda Kuningan yang Berujung Ulang Seleksi

Sujarwo alias Mang Ewo

Praktik serupa, tambahnya, bukan hal baru. Di sejumlah daerah dan kementerian, Selter ulang pernah dilakukan meski tiga besar kandidat sudah ditetapkan, biasanya demi kesesuaian dengan visi-misi kepala daerah definitif.Tuduhan pemborosan anggaran pun menyeruak.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa biaya Selter sebelumnya merupakan kebijakan Pj Bupati terdahulu, yang memaksakan pelaksanaan meski ada saran penundaan. “Kalau pun ada yang menyebut pemborosan, logikanya itu beban pejabat sebelumnya,” kata Mang Ewo sapaan akrab Sujarwo.

Bagi Bupati saat ini, Selter ulang adalah langkah korektif. Tujuannya memastikan Sekda yang terpilih selaras dengan arah pembangunan daerah dan mampu bekerja efektif mendukung visi-misi kepala daerah hasil pilihan rakyat.

Sujarwo menilai, di luar pro-kontra, kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengisian jabatan strategis dilakukan secara tepat waktu, transparan, dan mempertimbangkan kesinambungan kepemimpinan. “Kalau prosesnya tepat, hasilnya akan mendukung birokrasi yang sehat. Kalau tergesa-gesa, ujungnya polemik seperti sekarang,” ujarnya. (Ali)

Baca Juga :  Kejurkab PBSI dan Bupati Cup 2025: Regenerasi Atlet, Hadiah Besar Menanti

Related posts

Lerai Skandal, Bangun Marwah: DPRD Kuningan Dipaksa Pilih Jadi Wakil Rakyat atau Beban Rakyat

Cikal

Taskim Kanker Rahang, LKKS Kuningan Turun Tangan

Cikal

ASN Dishub Kuningan Diperiksa karena Ikut Family Gathering saat Jam Kerja

Cikal

Leave a Comment