“Dengan persatuan, inovasi, dan semangat gotong royong, saya yakin anak-anak muda Kuningan mampu menciptakan peluang usaha baru yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam mengoptimalkan potensi tersebut, lanjutnya, Karang Taruna harus bersinergi dengan Pemerintah Daerah serta pemangku kepentingan lainnya. Hal itu merupakan langkah strategis agar potensi ekonomi kreatif dapat berkembang secara keberlanjutan.
”Karang taruna sebagai garda pemuda desa, saya yakin mulai dari desa bisa menjadi agen perubahan di masyarakat,” tambahnya.
HRA juga menyinggung supaya Karang Taruna memanfaatkan momentum program nasional yang sedang berjalan. Menurutnya Karang Taruna harusbberperan dalam mensukseskan berbagai program nasional, seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan lain sebagainya.
”Program yang dicanangkan oleh Pa Prabowo ini sangat mulia, KDMP untuk membantu perekonomian masyarakat, MBG untuk pemenuhan gizi anak-anak, saya harap Karang Taruna bisa berperan untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Mumuh Muhyiddin, selaku Ketua Karang Taruna Kabupaten Kuningan menyampaikan apresiasi atas undangan dari Rokhmat Ardiyan selaku DPR RI dalam sosialisasi empat pilar tersebut.
Karang taruna sebagai mitra strategis pemerintahan, menurutnya siap berkolaborasi untuk mengembangkan potensi pemuda sekaligus momentum untuk mengabdi kepada masyarakat.
”Kami siap berkolaborasi dengan DPR RI, terlebih HRA mewakili Dapil Jabar X, di dalamnya ada Kabupaten Kuningan,” ujar Mumuh.
Kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran Karang Taruna sebagai agen perubahan di tengah masyarakat, khususnya dalam mendorong inovasi ekonomi kreatif berbasis desa. (Icu)
