Secara keseluruhan, KAI menyediakan 11 unit bus. Delapan unit bus melayani arah Brebes, Tegal, dan Pekalongan dengan kapasitas 464 penumpang, sementara tiga unit bus lainnya melayani arah Jakarta dengan jumlah penumpang 148 orang.
Muhibbuddin menambahkan, hingga saat ini KAI masih melakukan penanganan intensif terhadap prasarana terdampak banjir. Petugas prasarana dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh, penguatan badan jalan rel, serta normalisasi lintasan agar jalur dapat segera dinyatakan aman dilalui kereta api.
Sebagai dampak lanjutan gangguan prasarana, pada Senin, 19 Januari 2026, KAI Daop 3 Cirebon membatalkan perjalanan 25 kereta api. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, serta instansi teknis terkait untuk mempercepat penanganan dampak banjir di sekitar jalur rel.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengapresiasi kesabaran pelanggan dalam situasi ini,” ujar Muhibbuddin.
KAI memastikan seluruh penumpang terdampak memperoleh hak pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan, baik melalui loket stasiun maupun Contact Center 121. (Frans)
