Cikalpedia
”site’s ”site’s
Peristiwa

Kampung Zakat dan LAZ-PYI Salurkan Bantuan Sosial dan al-Qur’an

KUNINGAN – Kampung Zakat Desa Sagaranten kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan program sosial dan keagamaan yang melalui santunan anak yatim, bantuan UMKM, dan penyerahan mushaf al-Qur’an.

‎Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Panti Yatim Indonesia (LAZ-PYI). Hadir dalam kesempatan itu perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, KUA Kecamatan Ciwaru, Sekretaris Camat Ciwaru, serta pemerintah Desa Sagaranten.

‎Desa Sagaranten dinobatkan sebagai Kampung Zakat karena wilayah tersebut menjadi salah satu lokasi percontohan tata kelola zakat dalam hal pengetasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan menjadikan zakat sebagai instrumen pembangunan.

‎Samsi Nugraha, yang mewakili Kepala Desa Sagaranten menyampaikan bahwa program itu memberikan energi dan semangat baru dalam pengembangan zakat. Menurutnya, program yang mendapat dukungan penuh Kemenag itu tidak sekedar seremonial, melainkan sebagai wujud nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

‎“Kegiatan ini sangat positif dan membuktikan bahwa program-program Kemenag hadir di tengah masyarakat. Kami sangat merasakan manfaatnya, terutama bagi perkembangan Kampung Zakat di kami,” ungkapnya, di Desa Sagaranten, Kecamatan Ciwaru, Senin, (17/11/2025).

‎Pihaknya sangat mengapresiasi Lembaga Amil Zakat Panti Yatim Indonesia (LAZ-PYI) yang telah memberikan santunan kepada anak-anak yatim di Desa Sagaranten. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi dorongan moral bagi anak-anak yatim untuk lebih semangat bersekolah dan meraih cita-cita.

‎“Kami berterima kasih banyak kepada LAZ-PYI. Bantuan untuk anak-anak yatim ini sangat bermanfaat, menjadi penyemangat mereka untuk terus bersekolah dan berprestasi. Manfaatnya luar biasa,” ujarnya.

‎Dalam kesempatan yang sama, Lusi Apriani selaku Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kuningan menegaskan pentingnya peran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai pilar penguatan ekonomi umat dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

‎Ia mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya Desa Sagaranten untuk terus meningkatkan kesadaran berzakat, mengingat pentingnya zakat selain upaya membersihkan harta dan jiwa juga dorongan untuk menumbuhkan solidaritas sosial.

‎“Kami akan lebih semangat dan lebih konsisten dalam menjalankan program Kampung Zakat dari tahun ke tahun. Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat,” ujar Lusi.

‎Pihaknya berharap, kegiatan itu menjadi momentum penguatan program Kampung Zakat agar ke depan dapat memberikan dampak lebih luas, lebih terstruktur, dan lebih berkelanjutan. (Icu)

Baca Juga :  7,2 Ton Minyak Goreng Curah Tiba di Kuningan

Related posts

Mahasiswa KKN-T UGJ Ajak Siswa SD di Nanggerang Jaya Cegah Bullying Lewat Edukasi Interaktif

Cikal

Kurang dari Tiga Tahun Menjabat, Kadiskopdagperin Kuningan Luncurkan Buku Jejak Kinerja dan Inovasi

Cikal

Hotel Santika Kuningan Disorot, Pembangunan Diduga Langgar RTRW dan LP2B

Cikal

Leave a Comment