Keberhasilan Timnas Futsal dalam melampaui target di berbagai ajang, termasuk SEA Games, menjadi momentum yang ingin ditangkap oleh DPRD Jawa Barat. Buki menilai prestasi tersebut patut mendapatkan apresiasi lebih dari sekadar pujian verbal. Ia menekankan pentingnya dukungan kebijakan dan anggaran yang berkelanjutan.
“Prestasinya sudah sangat bagus, bahkan melebihi target. Apalagi jika kita bicara konteks sebagai tuan rumah, tekanannya sangat tinggi,” katanya. Namun, Buki mengingatkan bahwa prestasi emas bisa bersifat sesaat jika tidak didukung oleh keberlanjutan kompetisi.
Sebagai Ketua DPRD, Buki menegaskan komitmen lembaganya untuk mendorong kebijakan anggaran yang mendukung pembinaan olahraga. Bagi DPRD, futsal bukan hanya permainan lima lawan lima di lapangan, melainkan bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Jawa Barat yang kompetitif.
Dengan tren positif ini, Jawa Barat kini memegang tanggung jawab besar sebagai pusat pengembangan futsal nasional. Tantangan ke depan adalah bagaimana menjaga konsistensi pengiriman atlet ke Timnas sekaligus memperbaiki infrastruktur futsal di pelosok daerah Jawa Barat agar talenta baru terus bermunculan.
“DPRD akan terus mengawal agar denyut kompetisi di daerah tidak berhenti. Kita ingin Jawa Barat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam hal pembinaan olahraga yang terstruktur dan berkelanjutan,” pungkas Buki Wibawa. (ali)
