
KUNINGAN – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan, Toto Tohari, menyebut bahwa ada orang lain yang ketakutan. Hal itu disampaikan di hadapan awak media, Kamis (30/7/2026)
“Justru orang lain ketakutan bilamana kita bertiga kompak,” ujarnya saat menghadiri agenda penyaluran listrik gratis di Kelurahan Cigadung, Kamis (30/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Toto berdiri bersama dua nama yang belakangan santer disebut sebagai kandidat Ketua DPC Gerindra Kuningan, yakni Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani dan Anggota DPR RI Komisi XII, Rokhmat Ardiyan.
Ucapan Toto sontak memunculkan tanda tanya. Saat wartawan mencoba menggali siapa yang dimaksud dengan “orang lain”, ia memilih tidak menjelaskan lebih jauh.
“Ini mancing-mancing aja,” katanya sambil tertawa.
Meski demikian, ia memastikan hubungan ketiganya tetap solid. Menurutnya, tidak ada perpecahan di internal Partai Gerindra sebagaimana isu yang berkembang di luar. “Kita kompak,” tegasnya.
Pernyataan itu diamini oleh Rokhmat Ardiyan. Ia menilai kekompakan merupakan modal penting bagi Gerindra menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
“Kalau enggak kompak rugi, kita harus kompak,” ujarnya.
Sementara itu, Tuti Andriani memilih tidak menanggapi spekulasi mengenai peluang dirinya menjadi Ketua DPC Gerindra Kuningan. Ia menegaskan bahwa sebagai kader partai, dirinya siap mengikuti keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Selaku kader harus siap sesuai arahan dari pusat,” kata Tuti.
Hingga saat ini, DPP Partai Gerindra memang belum menetapkan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kuningan secara definitif. Kondisi tersebut membuat sejumlah nama terus dikaitkan dengan posisi strategis tersebut.
Kemunculan Tuti Andriani, Rokhmat Ardiyan, dan Toto Tohari, dalam satu agenda publik menjadi perhatian tersendiri. Alih-alih memperlihatkan rivalitas, ketiganya justru menampilkan kebersamaan di hadapan publik.
Di tengah berbagai spekulasi mengenai arah kepemimpinan Gerindra Kuningan, pernyataan Toto tentang adanya “orang lain” yang akan “ketakutan” jika mereka kompak menambah warna dalam dinamika politik internal partai.
Meski dilontarkan dengan nada bercanda, kalimat tersebut memunculkan berbagai tafsir mengenai kontestasi menjelang penetapan Ketua DPC Gerindra Kuningan.
Satu hal yang ditegaskan ketiga tokoh itu bahwa siapa pun yang nantinya ditunjuk memimpin DPC Gerindra Kuningan, keputusan sepenuhnya berada di tangan DPP Partai Gerindra.




