Cikalpedia
”site’s ”site’s
Cirebon

Lubang Jalan di Tol Cipali, Pengelola Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan

Kendaraan melintas di ruas jalan Tol Cipali yang sebagian berlubang. (Istimewa)

CIREBON — Pengelola Ruas Tol Cipali (Cikopo–Palimanan), PT Lintas Marga Sedaya, mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul ditemukannya sejumlah lubang di beberapa titik jalan tol. Kondisi tersebut dipengaruhi cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Jawa Barat.

Lubang-lubang tersebut sempat memicu keluhan dari pengendara karena berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi. Menanggapi kondisi itu, manajemen PT Lintas Marga Sedaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan.

“Kami memastikan bahwa penanganan dan bantuan di lapangan terhadap pengguna jalan yang mengalami kendala dilakukan dengan baik,” kata Sustainability Management & Corporate Communications Department Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, Minggu (1/2/2026)

Menurut Ardam, cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat kerusakan lapisan aspal di sejumlah titik ruas tol. Meski demikian, pihaknya menegaskan komitmen untuk tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan sebagai prioritas utama.

Sebagai langkah awal, pengelola tol telah memasang perambuan dan rambu peringatan di area-area yang teridentifikasi mengalami kerusakan. Rambu tersebut dipasang untuk memberikan tanda dini kepada pengendara agar mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati saat melintas.

Baca Juga :  Kisah Polisi dan Santri di Kuningan: Menanam Jagung, Menuai Harapan Pangan

Related posts

Jelang Mudik Lebaran, Jalan Lingkar Timur Kuningan Difungsikan: Tugu Sajati Jadi Simbol Kesejatian

Cikal

7 Pejabat Kuningan Dikabarkan Kena Rotasi Besok Pagi, Ini Daftarnya!

Alvaro

Menanam Nilai Menumbuhkan Karakter: Pendidikan Berbasis Pancasila di Sekolah

Ceng Pandi