KUNINGAN – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kuningan berhasil.menyulap sampah jadi busana. Kreativitasnya itu ditunjukan dalam Hujan Karya 2026 di Bale Rancage SMAN 3 Kuningan, Sabtu, (10/1/2026).
Kreativitas dan inovasi itu memiliki makna mendalam tentang kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan. Sampah, yang umum dinilai tidak berharga itu dapat dikelola dan disulap menjadi baju yang memiliki estetika sempurna, mulai dari gaun Nonoi Belanda, karakter super hero, hingga baju adat nusantara.
“Dari karya mahasiswa ini kami tahu bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai justru bisa diolah menjadi karya seni yang memiliki nilai estetika tinggi. Proses pembuatannya juga melatih kreativitas, kerja sama tim, serta rasa tanggung jawab mahasiswa terhadap setiap karya yang ditampilkan,” ujar, Lousi Loustiawaty, dosen pengampu Pendidikan Seni Rupa, saat mendampingi mahasiswanya.
