Tumbangnya kedua pohon tersebut diduga karena hembusan angin kencang saat dini hari. Akibat kejadian itu, atap sekolah rusak dan kerugian ditaksir senilai 5 juta rupiah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kondisi pohon tumbang mengancam aktivitas belajar mengajar.
Atas kejadian tersebut, Damkar menghimbau kepada masayarakat Kuningan agar tetap waspada dengan kondisi cuaca yang tidak menentu. Jika ditemukan pohon tumbang atau kejadian yang tidak bisa dievakuasi sendiri, supaya segera melapor pihak damkar atau pemrintah setempat.
Pantauan Cikalpedia,id, penanganan pohon tumbang dilakukan oleh empat anggota Damkar dibantu staf tata usaha dan disaksikan anggota Kodim 0615 Kuningan, pejabat Didikbud Kuningan, dan Ketua K3S Kecamatan Kuningan. (Icu)
