”Kebijakan untuk pelatihan itu bisa didorong dari Satgas. Karena enam dapur yang sudah pelatihan bukan atas intruksi, melainkan inisiatif karena ada hubungan emosional dengan kami,” tuturnya.
Andri menyebutkn, Enam SPPG yang sudah melakukan edukasi dan pelatihan antara lain SPPG Sangkanurip, Paniis, Windusengkahan, Purwawinangun, Mekarwangi, dan Babakanreuma. Di enam dapur itu pihaknya memberikan edukasi sekaligus pelatihan bagaimana cara memadamkan api dengan efektif dan tidak memicu bahaya bagi pengguna proteksi kebakaran.
”Kami juga yang biasa menangani kebakaran, satu bulan sekali rutin pelatihan. Kalaupun di dapur SPPG sudah ada Apar, cara penggunaannya memerlukan teknik khusus,” tambahnya. (Icu)
