Hadir dalam forum tersebut, Sekretaris DPW PKS Jawa Barat, Dr. H. Atang Trisnanto, memberikan wejangan tajam bagi para kader di akar rumput. Atang mengingatkan agar PKS tidak terjebak menjadi “partai musiman” yang hanya tampak sibuk dan rajin menyapa warga saat menjelang pesta demokrasi atau momentum elektoral semata.
“Keberhasilan kita tidak ditentukan oleh slogan-slogan indah di baliho, melainkan oleh kerja kolektif yang berkelanjutan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Bangunlah amal jama’i, jaga kekompakan, dan perkuat kolaborasi lintas sektor,” tegas Atang di hadapan jajaran pengurus dan kader.
Atang menekankan bahwa penggalangan donasi puluhan juta rupiah yang dilakukan spontan di tengah rakerda adalah bukti otentik dari keberpihakan partai terhadap kemanusiaan. Hal ini, menurutnya, harus menjadi budaya yang melekat dalam diri setiap kader PKS di manapun mereka berada.
Selain urusan pelayanan sosial dan kemanusiaan, rakerda ini juga menyinggung soal modernisasi partai melalui program Total PKS. Program ini merupakan langkah transformasi digital agar PKS kian adaptif dan transparan dalam mengelola organisasi di era teknologi informasi yang serba cepat.
Dengan donasi yang terkumpul dan delapan program kerja yang telah dipetakan secara rapi, PKS Kuningan tampak ingin mengirimkan pesan kuat ke publik: bahwa mereka sedang bersiap untuk “lari jarak jauh” dalam melayani rakyat Kuningan, bukan hanya sprint pendek demi mengejar suara. (ali)
