Kontraksi ini diduga kuat akibat masih terbatasnya realisasi belanja modal dan barang pemerintah pada awal tahun anggaran. Namun, BPS memproyeksikan adanya peningkatan tajam pada semester kedua, seiring dengan percepatan pelaksanaan program strategis daerah dan realisasi proyek infrastruktur yang sempat tertunda.
Kategori “Lainnya” yang mencakup ekspor netto dan perubahan inventori juga mencatat kinerja luar biasa positif. Komponen ini tumbuh 2,00 persen pada Triwulan I dan 2,93 persen pada Triwulan II ($c-to-c$). Secara tahunan, pertumbuhannya bahkan melonjak drastis dari 26,02 persen pada Triwulan I menjadi 39,11 persen pada Triwulan II. Kinerja ini menunjukkan perbaikan signifikan pada sisi perdagangan luar daerah dan peningkatan stok barang yang menandakan aktivitas produksi dan distribusi ekonomi lokal berjalan ekspansif.
Pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua ini juga diyakini terdorong kuat oleh Program 100 Hari Kerja Bupati Kuningan. Beberapa kegiatan yang langsung menyentuh sektor riil seperti perbaikan infrastruktur jalan, pemberian subsidi pupuk dan benih padi gratis, penebaran bibit ikan, gerakan pangan murah, stabilisasi harga pangan, bantuan stimulant untuk PKL, serta penyediaan lowongan kerja terbukti mampu menggerakkan perekonomian masyarakat secara cepat.
Secara keseluruhan, perekonomian Kabupaten Kuningan pada paruh pertama tahun 2025 berada dalam fase ekspansi yang kuat dan berkelanjutan. Kombinasi daya beli masyarakat yang terjaga, investasi yang meningkat, serta perbaikan ekspor dan produksi menjadi faktor utama penggerak pertumbuhan dua digit tersebut. Capaian ini menunjukkan bahwa struktur ekonomi Kuningan semakin solid dan resilien terhadap dinamika nasional.
Menanggapi capaian luar biasa ini, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan terus mempercepat belanja publik, mendukung investasi rakyat, dan menguatkan sektor-sektor riil. “Kita tidak sedang mengejar statistik, tapi kesejahteraan. Pertumbuhan ekonomi yang sejati adalah ketika rakyatnya tersenyum, bukan hanya grafiknya yang naik,” jelas Bupati Dian, menutup pernyataan dengan penuh semangat dan keyakinan.
BPS memprediksi kondisi pertumbuhan yang tinggi ini akan terus bertahan hingga akhir tahun, mengingat belanja pemerintah daerah Kuningan dipastikan akan naik secara signifikan, utamanya untuk perbaikan infrastruktur, ditambah dengan adanya beberapa proyek investasi swasta besar yang akan segera masuk ke Kuningan. (ali)
