Cikalpedia
”site’s ”site’s
Kuningan

Rumah Tani Kelola 17 Hektar Lahan Pemda, Janjikan Serap 50 Petani Digaji UMK

KUNINGAN – PT Rumah Tani Nusantara dan Pemkab Kuningan menandatangani kerjasama pengelolaan aset seluas 17 hektar untuk pengembangan pusat pertanian. Kerjasama itu akan menyerap sebanyak 50 petani lokal yang digaji sesuai Upah Minimum Kabupaten.

‎Menurut Bachtiar, selaku Direktur Utama PT Rumah Tani Nusantara mengatakan, Kabupaten Kuningan memiliki potensi pertanian yang sangat besar dan perlu dikelola dengan baik, terlebih perusahaan miliknya sudah mempunyai pengalaman dan jejaring yang cukup luas di bidang pertanian.

‎”Insyaallah kami akan berdayakan petani lokal sekitar 50 orang. Insyaallah (honor) di atas UMK,” ujar Bachtiar, Jum’at, (30/1/2026).

‎Lebih lanjut, kata Bachtiar, langkah awal yang akan dilakukannya yaitu menanam padi dan jagung. Menurutnya, ketika langkah awal sudah berhasil, pihaknya akan menjalar ke jenis tani lainnya.

‎Selain itu, pihaknya juga berencana melibatkan sistem teknologi untuk memudahkan aktivitas petani. Hal itu, kata Bachtiar, menjadi bentuk stimukus dan edukasi bagi anak muda yang minim berminat menjadi petani.

‎”Ada beberapa teknologi yang akan kami libatkan, yakni menggunakan AI. Jadi, ini sebagai edukasi untuk anak-anak muda bahwa pertanian juga bisa dikontrol dari jarak jauh secara presisi,” kata Bachtiar.

‎Sementara itu, Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar menyampaikan bahwa kerjasama tersebut menjadi salah satu momentum untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, terlebih ditengah fiskal yang terbatas.

‎”Selain optimalisasi aset daerah, ini bisa menambah pemanfaatan asli daerah dan dalam rangka memberikan bermanfaat bagi masyarakat, terutama mensukseskan Asta Cita Presiden Prabowo,” ujar Dian.

‎Ia berharap, kerjasama tersebut menjadi contoh bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mencari terobosan dan sinergitas dengan stakeholder, terutama dalam menambah PAD.

‎”PAD ini akan terus bertambah dari optimalisasi aset-aset dan saya ingin memberi pesan kepada generasi muda bahwa pertanian itu bukan diidentikan dengan ketertinggalan, seperti Pak Bachtiar yang masih muda tapi memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkas Dian. (Icu)

Baca Juga :  Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak 2025 Kategori Pratama, Indramayu Mantapkan Langkah Menuju Daerah Ramah Anak

Related posts

Dadang Cijoho Siap Maju Bursa PDAU Kuningan

Alvaro

Peretas WhatsApp Bupati Kuningan, Ini Nama dan Nomor Rekeningnya

Alvaro

Yanuar Prihatin Kantongi Surat Penugasan dari PAN

Cikal