KUNINGAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan selaku Ketua Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kuningan, Uu Kusmana angkat bicara soal video yang beredar di sosial media yang menunjukan petugas salah satu SPPG di Ciporang.
Dalam rekaman itu, seorang petugas terlihat mengaduk potongan ikan dori berbumbu menggunakan tangan kosong, tanpa sarung tangan, sementara cincin dan jam tangan masih melekat di tangannya.
Menurut Uu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan koordinator Wilayah SPPI Kuningan soal pengawasan kehigienisan pekerja dapur ketika mengolah bahan makanan.
”Saya sudah tegaskan ke Koorwil SPPI harus betul-betul diawasi dan diperhatikan. Kemudian, SPPG terkait juga harus ditindak tegas sesuai peraturan yang belaku. Jika memang itu terjadi kembali, bisa saja kena sanksi,” ujarnya, Sabtu, (15/11/2025) usai menghadiri Konfercab PMII yang bertempat di BKPSDM Kuningan.
Ketika ditanya soal langkah sanksi yang akan dilakukan, Ia menegaskan sanksi harus sesuai aturan yang berlaku. Ia juga sangat prihatin soal video yang beredar itu, menurutnya yang dilakukan oleh petugas dalam mengolah makanan itu sudah berada diluar petunjuk teknis.
”Sesuai aturan lah, sangat prihatin karena ini diluar petunjuk teknis, saya kira ini menjadi perhatian kita semua selaku satgas MBG” tambahnya.
Lebih jauh, ia juga menyoroti soal makanan MBG diduga di dalamnya mengandung olahan formalin. Ia mengungkapkan masih menunggu laporan dari Kepala Dinas Kesehatan. Menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan memeriksa lebih lanjut ke berbagai SPPG terutama dapur yang kini sedang menjadi sorotan publik.
”Saya masih menunggu laporan dari Kadinkes, saya insyaallah berencana, Minggu depan atau Senin akan turun ke lapangan untuk mengecek beberapa SPPG yang dinilai bagus dan bermasalah,” pungkasnya. (Icu)
Related posts
- Comments
- Facebook comments
