Cikalpedia
”site’s
Kuningan

Seleksi Pimpinan BAZNas Kuningan Senyap, Kabag Kesra Ungkap Alasan di Baliknya‎

KUNINGAN – Tidak sedikit publik mempertanyakan penetapan lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Kuningan. Pasalnya, setelah sebelumnya sempat ramai dibahas saat proses seleksi berlangsung, hingga kini belum ada informasi lanjutan terkait hasil akhir penetapan pimpinan lembaga tersebut.

‎Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, mengaku pihaknya sudah mengambil langkah proaktif dengan mendatangi langsung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) RI guna mengonfirmasi tahapan verifikasi faktual terhadap 10 nama calon pimpinan yang sebelumnya telah direkomendasikan.

‎”Setelah saya menanyakan kembali, ternyata BAZNas RI itu tidak memiliki kewenangan untuk verifikasi faktual dikarenakan belum dilantik,” ujarnya saat diwawancarai oleh Cikalpedia.id melalui By Phone, Kamis, (5/3/2026).

‎Di sisi lain, lanjut Emup, masa jabatan pimpinan BAZNas periode 2021–2026 akan berakhir pada 14 Maret 2026. Ia menegaskan, untuk mengantisipasi kekosongan kepemimpinan, masa jabatan pimpinan yang ada berpotensi diperpanjang hingga dilantiknya pimpinan BAZNas periode 2026–2031.

‎”Jadi tidak boleh ada kekosongan, sebab di masa-masa itu banyak kegiatan BAZNas. Oleh sebab itu, kami mengusulkan rekomendasi perpanjangan masa bakti sampai dilantik pengurus BAZNas baru,” tuturnya.

‎Ia menyebut, BAZNas RI berkomitmen tetap menjaga kualitas sumber daya manusia (SDM) yang akan memimpin lembaga tersebut di daerah. Oleh karena itu, setiap tahapan seleksi harus melalui proses yang matang agar pimpinan yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas, integritas, serta pemahaman yang baik terkait pengelolaan zakat.

‎”BAZNas RI semakin hati-hati, karena ingin mendapatkan pimpinan di daerah yang amanah,” tutupnya. (Icu)

Baca Juga :  Raungan Ratusan Motor Meriahkan Bhayangkara Open Road Race 2025 di Ciamis