
KUNINGAN — Sempat memicu tebak-tebakan, kepastian berlayarnya Ela Helayati dalam bursa pemilihan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan akhirnya terang benderang. Ketua Tim Penggerak PKK Kuningan yang juga istri Bupati Dian Rachmat Yanuar itu resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon ketua, pada Senin (26/10/2026) kemarin.
Langkah Ela ini terbilang manuver menarik. Pasalnya, lima hari sebelum menyerahkan berkas, Ela masih enggan mengumbar kepastian saat ditanya soal peluangnya memimpin organisasi kemanusiaan tersebut.
“Ya, enggak tahu, ya, lihat aja nanti,” kata Ela diplomatis saat ditemui pada Rabu (21/10/2026) lalu.
Pilihan jawaban serupa dilontarkannya saat dicecar harapan menduduki kursi nomor satu di PMI Kuningan. “Gimana nanti aja,” ujarnya singkat kala itu.
Namun, sikap wait and see tersebut terjawab pada awal pekan ini. Panitia Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Kuningan, Agus Mauludin, mengonfirmasi bahwa berkas pendaftaran atas nama Ela Helayati telah masuk ke meja panitia.
“Formulir pencalonan sudah dikembalikan pada Senin kemarin,” ujar Agus.
Masuknya nama istri bupati dipastikan mengubah peta persaingan menjelang Muskab PMI Kuningan. Kendati demikian, Agus menegaskan status Ela belum sepenuhnya aman. Panitia bakal menggelar verifikasi berkas administrasi pada 28–29 Oktober 2026, sebelum hasilnya diumumkan resmi pada awal November mendatang.
Salah satu syarat krusial yang mesti dikantongi Ela adalah dukungan minimal 20 persen dari pemilik hak suara. Pengembalian formulir, menurut Agus, sekadar pintu masuk awal yang belum menjamin kelolosan penuh jika syarat dukungan atau kelengkapan berkas masih kurang. ***




